SUKAWENING – Pemerintah Desa Sukawening terus mendorong penguatan ekonomi warga melalui program penanaman jagung berbasis kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak swasta. Menariknya, program ini dijalankan tanpa menggunakan anggaran ketahanan pangan desa.
Kepala Desa Sukawening, Bahim, menegaskan bahwa meskipun tujuan program sejalan dengan Program Ketahanan Pangan (Ketapang), sumber pembiayaannya berasal dari kerja sama langsung dengan pihak kontraktor, bukan dari dana desa ketahanan pangan.
“Tujuan program ini memang sejalan dengan Ketapang, tetapi pembiayaannya bukan dari anggaran ketahanan pangan. Ini murni kerja sama pemerintah desa dengan pihak kontraktor,” ujar Bahim saat ditemui di sela kegiatan penanaman jagung.
Baca Juga:Diklaim Hampir 100 Persen, Jalan Cimanggung Ternyata Masih Rusak di Sejumlah TitikBukan Sekadar Warisan, Keraton Sumedang Larang Ditegaskan sebagai Episentrum Budaya Sunda
Didukung Pihak Swasta
Program penanaman jagung ini turut dihadiri Direktur PT Tarum Sinergi Indonesia, Ida Agus Nyoman S, yang menyatakan dukungannya terhadap sinergi antara pemerintah desa dan sektor swasta dalam mendorong pertanian sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi lintas pihak menjadi kunci agar sektor pertanian desa dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi warga.
Bukan Program Sesaat
Bahim menegaskan, penanaman jagung ini tidak bersifat sementara, melainkan dirancang sebagai program berkelanjutan dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan warga Desa Sukawening.
Komoditas jagung dipilih karena dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan dan relatif stabil, sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi petani desa.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat tidak hanya dilibatkan sebagai tenaga kerja, tetapi juga mendapatkan pendampingan menyeluruh, mulai dari proses tanam, perawatan, hingga panen.
Pendampingan teknis dilakukan langsung oleh pihak kontraktor untuk memastikan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Antusiasme Warga Tinggi
Antusiasme warga terhadap program ini terlihat cukup tinggi. Pemerintah desa berharap, melalui kolaborasi lintas pihak dan pendampingan berkelanjutan, program penanaman jagung mampu memberikan dampak ekonomi nyata sekaligus memperkuat kemandirian pertanian di Desa Sukawening.(lai)
