Jembatan Cimande Jebol, Warga Cimanggung Cemas Menunggu Tindakan Nyata

Kondisi Jembatan Cimande di Dusun Cimande RT 01 RW 11, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, kian mengkhaw
Kondisi Jembatan Cimande di Dusun Cimande RT 01 RW 11, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, kian mengkhawatirkan. (Engkos/Sumeks)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES, Cimanggung – Kondisi Jembatan Cimande di Dusun Cimande RT 01 RW 11, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, kian mengkhawatirkan.

Bagian badan jembatan yang berlubang dibiarkan terbuka tanpa penanganan permanen, memicu kekhawatiran warga akan potensi kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Pantauan di lokasi menunjukkan permukaan jembatan tidak lagi rata. Lapisan aspal tergerus hingga membentuk lubang cukup dalam, memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan secara mendadak. Kondisi ini kerap menyebabkan antrean kendaraan, khususnya pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Baca Juga:Rekomendasi Tempat Kupat Tahu & Sarapan Enak di JatinangorHari ke-12 Operasi SAR Longsor Pasirlangu, Basarnas Tekankan Keselamatan Tim dan Optimalkan Alat Berat

Ironisnya, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas warga. Setiap hari, jalur ini dilintasi pelajar, pekerja, hingga kendaraan pengangkut hasil usaha masyarakat. Namun hingga kini, belum terlihat adanya perbaikan permanen maupun pengamanan maksimal dari instansi terkait.

Seorang warga Dusun Cimande, Yudi, menuturkan kerusakan jembatan semakin parah setiap kali musim hujan tiba. Air hujan yang meluap ke badan jalan perlahan mengikis aspal hingga akhirnya jebol.

“Kalau hujan deras, air sering meluap ke jalan. Aspalnya lama-lama habis dan sekarang bolong besar. Kondisinya sudah membahayakan, terutama buat motor,” ujar Yudi, Selasa (3/2/2026).

Ancaman kecelakaan, lanjut warga, semakin besar pada malam hari. Minimnya penerangan serta tidak adanya rambu peringatan membuat lubang di jembatan sulit terlihat oleh pengendara yang melintas.

“Ini jalur penting. Anak sekolah lewat sini, orang kerja lewat sini, hasil usaha warga juga lewat sini. Tapi kondisinya seperti tidak dianggap,” keluhnya.

Kepala Desa Sindangpakuon, Ari Gunawan, membenarkan bahwa Jembatan Cimande mengalami kerusakan serius. Ia mengatakan pihaknya bersama Camat Cimanggung telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi.

“Jembatan tersebut benar-benar sudah jebol. Dari atas terlihat jelas aliran air di bawahnya. Tentunya ini harus segera ada perbaikan,” kata Ari kepada Sumedang Ekspres, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga:Harga Pangan di Pasar Parakanmuncang Mulai Naik Menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026Rekomendasi Tempat Jual Kain di Jatinangor, Bisa di Datangi Saat Bingung Mencari Bahan Baju Lebaran

Ari menjelaskan, semula jembatan tersebut direncanakan akan diperbaiki secara permanen dengan dukungan sejumlah pengusaha. Namun hingga saat ini, komunikasi dengan seluruh pihak terkait masih belum sepenuhnya terbangun.

“Masih dikomunikasikan dengan beberapa pengusaha lainnya. Untuk sementara, jembatan yang bolong sudah dipasangi plat besi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan,” jelasnya.

0 Komentar