Heboh! Jet Tempur TNI AU Mendarat di Tol Terpeka Lampung

Heboh! Jet Tempur TNI AU Mendarat di Tol Terpeka Lampung
Heboh! Jet Tempur TNI AU Mendarat di Tol Terpeka Lampung (TANGKAPAN LAYAR)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Proyek Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Lampung, yang baru tuntas dan langsung diuji dengan Alutsista canggih Rabu, 11 Februari 2026. TNI Angkatan Udara melakukan uji coba pendaratan pesawat tempur di ruas tol tersebut sebagai bagian dari simulasi penggunaan jalan tol untuk kepentingan darurat.‎

‎Dalam uji coba tersebut, dua pesawat tempur diterjunkan, yakni F-16 Fighting Falcon dan EMB 314 Super Tucano. Keduanya berhasil mendarat dengan aman di atas permukaan beton Tol Terpeka. Proses pendaratan berlangsung lancar dan terkendali, menunjukkan kesiapan infrastruktur tersebut untuk fungsi nonkonvensional.

‎Pesawat Super Tucano yang merupakan pesawat buatan Brasil menjadi sorotan saat melakukan manuver pendaratan. Tercatat, pesawat dengan tampilan moncong hiu itu dua kali melakukan persiapan sebelum akhirnya pada kesempatan ketiga berhasil mendarat sempurna di jalan tol.

Baca Juga:Kasus Viral Whip Pink, Dua Selebgram Asal Makassar Jadi PerbincanganLagu Melancholic Hits yang Cocok Didengar Saat Overthinking atau Kangen Mantan

Sementara itu, F-16 Fighting Falcon juga sukses menyentuh landasan darurat tersebut dengan presisi tinggi. Jet tempur legendaris buatan Amerika Serikat yang telah digunakan sejak era Perang Vietnam itu menunjukkan performa stabil saat mendarat di permukaan beton keras jalan tol.

Keberhasilan uji coba ini menunjukkan bahwa Tol Terpeka tidak hanya disiapkan untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026, tetapi juga dirancang multifungsi untuk kepentingan pertahanan dan keamanan negara. Sehingga mendukung operasi militer darurat menjadi nilai tambah strategis, terutama dalam situasi krisis.

‎Ruas yang digunakan memiliki panjang sekitar 3.000 meter dengan konstruksi beton kokoh serta permukaan relatif lurus. Spesifikasi ini dinilai memenuhi standar teknis sebagai landasan alternatif bagi pesawat tempur, baik untuk pendaratan maupun lepas landas.

‎Dengan bentang sepanjang itu, pesawat tempur memiliki ruang yang cukup mendukung untuk melakukan proses pendaratan maupun lepas landas pesawat tempur.‎

0 Komentar