Hati-hati Salah, Mitos Makanan dan Minuman yang Kamu Konsumsi Saat Puasa

mitos dan fakta dibalik makanan yang kita konsumsi selama puasa
Mitos dan fakta dibalik makanan yang kita konsumsi selama puasa. (Pexels)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Takjil secara umum merupakan hidangan yang disajikan ketika buka puasa. Di Indonesia, hidangan manis seperti kolak, sop buah, es campur, gorengan, dsb. Hidangan tersebut menjadi identik dengan takjil khas Indonesia karena praktis dan murah untuk dibuat. Setelah seharian berpuasa, tubuh butuh asupan gula kadar normal karena berkurangnya asupan makanan dan minuman selama hampir 15 jam. Banyak yang mengira bahwa takjil selalu sehat untuk dikonsumsi sebagaimana tubuh tidak menerima apapun selama berpuasa, padahal kandungan gula, garam, dan lemaknya tidak disadari dikonsumsi berlebih.

Mitos-mitos Makanan dan Minuman Selama Berpuasa

Mitos: Kebutuhan cairan berkurang selama berpuasa, jadi tidak perlu banyak meminum takjil.

Fakta: Perngeluaran cairan tubuh sama seperti hari biasa, kurangnya minum justru memicu dehidrasi, gangguan metabolisme, dan saraf.

Baca Juga:Mitos Tentang Personal Color Analysis: Scam Atau Tidak?Tetap Segar dan Bernutrisi, Ini Jus Favorit Warga Jatinangor

Mitos: Kopi/teh sebagai takjil dapat menyegarkan dan menghangatkan tubuh saat berbuka puasa.

Fakta: Kandungan kafein pada teh dan kopi menyebabkan iritasi pada lambung yang kosong, memicu penyakit maag, dan jantung berdebar.

Mitos: mengonsumsi minuman manis mudah mencegah lemas/lesu.

Fakta: Karbo dengan kadar rendah dapat menaikkan darah cepat lalu drop kembali secara drastis, hal ini juga berisiko obesitas dan diabetes.

Mitos: Mengonsumsi gorengan hangat baik untuk tubuh karena nikmat dan bergizi.

Fakta: Gorengan mengandung lemak jenuh yang tinggi yang dapat meningkatkan kolesterol, hipertensi, dan gangguan elektrolit.

Mengutip dari HaloDoc, perlu diingat bahwa mengonsumsi makanan berlebihan dapat menyebabkan risiko hipoglikemia, obesitas dan masalah pencernaan setelah berpuasa selama 14 jam. Pilihlah takjil alami seperti kurma, buah-buahan segar, atau bubur kacang hijau tanpa gula tambhan untk energi stabil.

0 Komentar