JATINANGOR EKSPRES – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan warga di Dusun Sukamaju, Desa Telagasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berhasil digagalkan oleh warga setempat pada Kamis, 12 Februari 2026 siang.
Peristiwa dramatis ini bermula ketika dua orang pelaku yang sedang melancarkan aksinya terpergok oleh warga saat tengah mengutak-atik lubang kunci sepeda motor milik seorang tokoh masyarakat setempat, Ustaz Ijun. Sekretaris Desa Telagasari, Asep Herdis Heryadi, mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut. Menurut penuturannya, pelaku yang berjumlah dua orang tersebut seketika langsung terkejut setelah mendengar teriakan “maling” dari seorang warga yang melihat kejadian di lokasi.
Teriakan lantang dari warga itu memicu respon cepat dari warga lainnya yang langsung berusaha melakukan pengejaran. Merasa terdesak, kedua pelaku dengan segera memacu kendaraan mereka dengan kecepatan tinggi untuk menyelamatkan diri dari kepungan massa. Aksi kejar-kejaran tersebut berakhir tak terduga di Blok Cilongok.
Baca Juga:Unik dan Kontroversial: Makanan Indonesia yang Enak Di Mulut Sebagian OrangBerhenti Menghukum Dirimu: Luka Itu Bukan Karena Kamu Tak Berharga
Diduga karena memacu kendaraan terlalu kencang dan tidak menguasai medan jalan yang berliku, pelaku kehilangan kendali atas motor yang mereka kendarai.
Motor tersebut oleng dan akhirnya terperosok masuk ke dalam area persawahan milik warga. Sekitar pukul 13.00 WIB, warga menemukan sepeda motor jenis Mio Soul dengan nomor polisi T 6023 TG tersebut terlihat sudah dalam kondisi tergeletak di tengah sawah. Ironisnya, saat warga tiba di lokasi jatuhnya kendaraan, terduga pelaku sudah tidak ada di tempat dan berhasil melarikan diri ke arah yang belum diketahui.
Awalnya, warga yang berada di sekitar area persawahan mengira motor tersebut mengalami kecelakaan tunggal biasa. Namun, identitas motor tersebut sebagai milik pelaku pencurian baru terungkap setelah rombongan warga yang mengejar tiba di lokasi kejadian. Kini, sepeda motor yang ditinggalkan oleh pelaku telah diamankan di kantor desa setempat sebagai barang bukti.
Pihak Pemerintah Desa Telagasari berharap nomor polisi yang terpasang pada kendaraan tersebut dapat menjadi petunjuk penting bagi pihak kepolisian untuk mengungkap identitas serta menangkap para pelaku yang melarikan diri.
