JATINANGOR EKSPRES – CIMANGGUNG – Menjelang bulan Ramadhan, Pemerintah Kecamatan Cimanggung menggelar monitoring terpadu harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Parakanmuncang, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga stabil serta pasokan yang terjaga.
Kegiatan monitoring dipimpin langsung oleh Camat Agus Wahyudin yang didampingi Kasi Trantibum Didin Wahyudin serta unsur pemerintahan umum Yaya Sutarya bersama jajaran staf kecamatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan UPTD Pasar Tanjungsari.
Monitoring ini bertujuan menjaga stabilitas harga di pasaran, mencegah potensi kelangkaan, memastikan ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok, sekaligus melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang tidak wajar. Selain itu, pengawasan juga difokuskan untuk mencegah praktik penimbunan barang oleh oknum pedagang.
Baca Juga:HIPMI, Energi Pertumbuhan Ekonomi Sumedang
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok gas LPG 3 kilogram terpantau dalam kondisi aman dan tidak ditemukan indikasi kelangkaan. Ketersediaan bahan pokok lainnya juga dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Meski demikian, petugas menemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas. Namun kenaikan tersebut masih dalam kategori wajar dan belum menunjukkan lonjakan signifikan yang berpotensi memberatkan masyarakat.
Adapun harga sejumlah kebutuhan pokok yang terpantau antara lain daging sapi segar Rp150 ribu per kilogram, daging ayam Rp44 ribu, bawang merah dan putih Rp36 ribu, cabai keriting Rp50 ribu, tomat Rp8 ribu, telur Rp32 ribu, gula pasir Rp18 ribu, minyak goreng curah Rp22 ribu, serta tepung terigu Rp8 ribu per kilogram.
Camat Agus Wahyudin menyebutkan, kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas normal. “Data kebutuhan pokok di Pasar Parakanmuncang ada kenaikan, rata-rata Rp1.000 hingga Rp4.000,” ujarnya.
Pemerintah kecamatan memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala menjelang Ramadhan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan mudah dan terjangkau. (kos)
