Jangan Sampai Salah! Ini Mitos dan Fakta Tentang Produk Bibir yang Masih Beredar

Potret produk bibir tertata sesuai ukuran dengan daun kering
Mitos dan fakta produk bibir (Pexels)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Produk bibir bagi pecinta kosmetik tentu sudah tidak asing lagi dengan berbagai bentuk, warna, bahkan fungsi yang kini mudah dijumpai. Terkadang, masifnya poduk bibir dengan berbgai fungsi dan cara pengaplikasian membuat bingung orang-orang terutama yang awam dengan dunia kosmetik dan produk perawatan diri. Beberapa mitos dan fakta di kenyataan ini perlu kamu pahami agar tidak salah kaprah dengan rumor yang beredar.

1. Mitos: Lippies matte selalu membuat bibir kering parah

Fakta: Tekstur lippies matte memang mengurangi minyak alami pada bibir, namun formula modern dengan pelembab pada sebagian produk lippies matte (biasanya mengandung Hyaluronic Acid) dapat meminimalkan efek bibir kering. Lakukan eksfoliasi pada bibir sebelum memakai lipmatte atau gunakan lipbalm tipis sebelum lipmatte menyentuh permukaan bibir agar tidak pecah-pecah.

2. Mitos: Menggunakan lipbalm membuat ketergantungan atau bibir malah semakin kering.

Fakta: Lip balm berfungsi melembapkan bibir kering secara instan berkat kandungan seperti vitamin E, shea butter, dan minyak alami. Bukan menyebabkan ketergantungan, namun bibir memang butuh hidrasi secara rutin.

3. Mitos: Liptint dengan ketahanan awet dapat menyebabkan bibir menghitam.

Baca Juga:Sahur Sat-set! Wajib Coba Resep Rice Cooker Ramah Anak KostPerhatikan Hidrasi Tubuh Saat Berolahraga di Bulan Puasa Agar Tubuhmu Tetap Fit!

Fakta: Liptint meresap ke lapisan bibir agar bisa tahan lama tanpa formulasi minyak, namun jika menggunakan produk berkualitas baik tidak akan menyebabkan bibir menghitam jika dibersihkan dengan benar dan melapisi bibir menggunakan lip balm terlebih dahulu,

4. Mitos: Lipcare (lipbalm/lip SPF) tidak boleh digunakan untuk anak-anak.

Fakta: Perawatan bibir sama pentingnya untuk anak-anak. Anak-anak usia di bawah 10 tahun bisa menggunakan lip product, namun perhatikan label dalam produk apakah ada tanda aman untuk anak, atau kamu bisa tanyakan kepada pegawai yang sedang berjaga. Jika ingin lebih aman, biasanya orangtua mengaplikasikan madu pada permukaan bibir anak.

5. Mitos: Lippies tidak punya tanggal kedaluwarsa

Fakta: Semua produk perawatan kulit memiliki tanggal kedaluwarsa yang perlu dicek berkala. Ketika belum dibuka, lip balm biasanya dapat bertahan sekitar 30 bulan, tetapi harus digunakan dalam waktu 12 bulan setelah dibuka. Cek informasi ini pada kemasan lip balm seperti simbol yang menunjukkan kaleng terbuka dan menyebutkan 12 M menandakan berapa lama lip balm harus bertahan setelah penggunaan pertama, hal ini biasanya disebut dengan PAO (Period After Open). Meskipun mereka sering bertahan jauh lebih lama, sebaiknya simpan saja sebagai koleksi daripada mengambil risiko.

0 Komentar