JATINANGOR EKSPRES – Banyak orang mengira stres merupakan hal biasa yang akan reda seiring berjalannya waktu. Padahal, bagi orang dewasa dengan tanggung jawab berat, stres kronis tidak boleh disepelekan. Jika dibiarkan, stres bisa menjadi pintu masuk bagi berbagai penyakit serius, seperti diabetes, hipertensi, hingga kerusakan fungsi otak.
Sering kali obat kimia menjadi pilihan jalur cepat untuk meredakannya. Padahal, ada solusi tanpa biaya yang jauh lebih sehat bagi tubuh, yaitu olahraga.
Sains di Balik Pikiran yang “Sakit” Saat kita mengalami stres, tubuh dibanjiri oleh Hormon Kortisol. Kortisol adalah hormon steroid (glukokortikoid) yang diproduksi oleh kelenjar adrenal dan dikenal sebagai “hormon stres” utama.
Baca Juga:Lutut Sering Berbunyi Saat Olahraga? Waspada Osteoarthritis Mengintai Masa Tuamu!Waspada Text Neck! Beban 27 Kg Mengintai Lehermu Akibat Terlalu Sering Main HP
Dalam jangka panjang, kadar kortisol yang terus tinggi akan melemahkan sistem imun dan merusak sel-sel di Hippocampus, yaitu pusat memori di otak kita. Olahraga hadir sebagai obat alami; saat bergerak, otak mengeluarkan Endorfin dan Dopamin. Zat alami ini bahkan terbukti lebih ampuh memulihkan mental dibandingkan sekadar liburan atau “healing” sesaat.
5 Olahraga Terbaik untuk Menyelamatkan Mental Anda Jangan asal bergerak, berikut adalah jenis olahraga dengan efikasi tertinggi dalam menurunkan tingkat kecemasan:
1. Yoga (The Nervous System Reset)
Bukan sekadar melenturkan tubuh, Yoga melatih pernapasan perut yang secara langsung mengirim sinyal ke saraf pusat untuk berhenti memproduksi hormon stres.
2. Jalan Kaki di Pagi Hari (The Sunshine Therapy)
Paparan sinar matahari pagi sangat kaya akan Vitamin D. Penelitian membuktikan bahwa kekurangan Vitamin D berkaitan erat dengan risiko depresi dan gangguan suasana hati (mood).
3. Berenang (Sensory Deprivation)
Air memberikan efek hydrotherapy. Suasana tenang di bawah air membantu mematikan “kebisingan” pikiran dan memberikan sensasi pijat alami pada seluruh otot tubuh.
4. Lari Jarak Jauh (The Runner’s High)
Lari secara konsisten memicu euforia alami. Kondisi ini membuat otak sangat rileks namun tetap fokus, sehingga sangat efektif untuk mengatasi kebuntuan pikiran (brain fog).
5. Olahraga Beregu (Social Connection)
Olahraga seperti badminton atau futsal memaksa Anda berinteraksi. Secara psikologis, koneksi sosial saat berolahraga adalah obat paling ampuh melawan rasa kesepian dan isolasi diri.
