JATINANGOR EKSPRES – Lebaran Idulfitri selalu menjadi momen yang paling dinantikan setelah semua umat muslim berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadan. Umat muslim merayakan dengan suka cita melepas ikatakan dari lapar dan dahaga sambil mempererat tali persaudaraan dengan cara bersilaturahmi hangat ke kerabat.
Suasana Idulfitri dipenuhi oleh kegembiraan yang dilengkapi dengan tradisi saling bermaaf-maafan lahir dan batin, takbiran yang megah menggema sekeliling tempat hingga subuh, menciptakan rasa syukur mendalam atas ampunan dan berkah yang melimpah telah Allah berikan kepada kita semua. Hari lebaran mempunyai kehangatan dengan makanan yang lezat, kue ringan, kumpul bersama keluarga, hingga yang paling dinantikan yaitu pembagian THR yang bikin hati anak-anak riang.
Momen Makanan Khas Saat Lebaran
Hidangan yang paling utama saat lebaran adalah ketupat siram opor ayam atau rendang daging yang selalu menjadi bintang meja makan, gurih serta harum rempahnya yang bikin lidah siapapun bergoyang. Sayur lodeh dengan labu siam atau bisa nangka muda menambah kekomplitan, kesegaran pada sayur. Biasanya sering dimasak oleh ibu dan nenek sebagai ritual keluarga.
Baca Juga:Glow Up Jalur Patah Hati: Rahasia Tampil Berkilau di Hari Raya Setelah Dikhianati.Dari Maaf ke Momen Bahagia: Inspirasi Aktivitas Seru Setelah Halal Bihalal
Opor ayam kampung dengan ketupat yang empuk paling dirindukan karena jarang dihidangkan di luar hari raya. Rasa opor saat lebaran juga terasa berbeda jika dibandingkan dengan pada hari biasa, karena mungkin momen setahun sekali inilah yang menjadikan opor ayam menjadi spesial.
Kue Ringan yang Menggoda
Kurang rasanya kalo di meja tamu kamu gak ada kue ringan, apalagi nastar dengan isi nanas asam manis yang identik ada saat lebaran. Tak hanya itu terdapat juga kastengel keju renyah, kue kacang, putri salju yang meleleh di mulut.
Kue kue yang dibuat biasanya dibuat beberapa sebelum hari raya tiba, aroma panggangan yang memenuhi rumah dan jadi penanda lebaran tiba. Tradisi ini melambangkan kemakmuran dan dibagikan saat silaturahmi ke tetangga.
Kumpul Keluarga dan Silaturahmi
Mulai dari mudik ke kampung halaman meski dalam perjalanannya yang macet. Takbiran pada malam hari dengan pawai obor dan bedug untuk menciptakan euforia yang tak tergantikan. Paginya melakukan shalat yang hanya ada setahun sekali, shalat Idulfitri bersama keluarga tercinta hingga pada momen yang paling mengharukan di saat lebaran adalah, acara sungkeman kepada orang tua, saling memaafkan lahir dan batin merupakan waktu emosional yang paling dirindukan. Lalu dilanjut dengan berziarah ke makam untuk berdo’a bersama, dan pada titik akhirnya adalah bersilaturahmi setelah setahun penuh kesibukan.
