Para pengunjung yang datang bisa berjalan santai sambil membeli makanan yang mereka inginkan. Dan bagi para mahasiswa tempat ini bukan sekedar lokasi untuk mencari takjil, tapi bisa juga menjadi tempat berburu foto atau konten untuk media sosial. Secara keseluruhan, keramaian di kedua titik ini mencerminkan kalau banyak orang yang menyambut Ramadan dengan sukacita, bulan suci membawa keberkahan bagi para penjual, dan juga kebahagiaan bagi para pembeli yang mencari makanan untuk berbuka.
Jatinangor memang bukan tempat yang menyajikan makanan-makanan mewah dengan harga mahal, tapi tempat dengan banyak penjual berbagai makanan sederhana, namun harga yang murah, dan rasa yang memuaskan.
Akhirnya pilihan antara kedua tempat tersebut kembali ke seler masing-masing orang, tempat yang pertama mungkin cocok buat kalian yang suka keramaian, yang sangat mencerminkan kebiasaan ketika bulan Ramadan tiba. Dan untuk tempat yang kedua, mungkin cocok buat kalian yang lebih menginginkan pengalaman baru, dengan mengikuti trend yang sedang viral di media sosial.
