JATINANGOR EKSPRES – Setiap bulan suci Ramadan, suasana di kawasan Lengkong Kecil berubah jadi lautan manusia yang berburu takjil jelang waktu berbuka.
Jalan yang biasanya dipadati kendaraan itu menjadi surga kuliner sore hari yang dipenuhi aroma gorengan hangat, manisnya kolak, sampe segarnya aneka minuman berbuka.
Terletak di tengah Kota Bandung, Lengkong Kecil emang dikenal sebagai salah satu pusat jajanan legendaris.
Baca Juga:Lagi Ramai! Ini Daftar Tempat Ngabuburit di Subang yang Wajib Kamu KunjungiSore Makin Seru: Tinggalkan Rumah dan Nikmati Momen Ngabuburit!
Tapi saat Ramadan tiba, daya tariknya meningkat berkali-kali lipat. Warga lokal sampai wisatawan rela datang lebih awal biar bisa dapetin pilihan takjil favorit sebelum kehabisan.
Berburu takjil di Lengkong Kecil bukan cuma membeli makanan, tapi juga pengalaman kuliner yang penuh warna. Deretan tenda dan gerobak menawarkan berbagai hidangan khas Ramadan seperti:
- Kolak pisang dan ubi dengan kuah santan manis
- Es buah dan es campur yang menyegarkan
- Gorengan seperti bakwan, tahu isi, dan risol
- Kue tradisional seperti klepon, putu ayu, hingga nagasari
- Martabak manis dan asin yang dibuat langsung di tempat
Gak cuma makanan tradisional, beberapa pedagang juga punya menu kekinian kaya dessert box, minuman boba, sampe rice bowl praktis buat berbuka.
Yang bikin Lengkong Kecil istimewa bukan cuma makanannya, tetapi juga atmosfernya. Menjelang adzan Magrib, suasana terasa semakin hangat. Tawa pembeli dan pedagang bercampur sama suara tawar-menawar yang akrab.
Anak-anak dengan es favorit mereka di tangan, sementara orang tua sibuk memilih lauk buat santapan berbuka bareng keluarga.
Tradisi ini juga menjadi penggerak ekonomi musiman. Banyak pelaku UMKM memanfaatkan momen Ramadan buat menambah rezeki tambahan. Beberapa di antaranya bahkan sudah berjualan turun-temurun, menjaga resep keluarga yang khas dan cita rasa autentik yang selalu dirindukan pelanggan setia.
Biar pengalaman berburu takjil semakin nyaman, berikut ada beberapa tips yang bisa dicoba:
- Datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang berbuka.
- Siapkan uang tunai secukupnya, meski sebagian pedagang sudah menerima pembayaran digital.
- Tetap jaga kebersihan dan buang sampah pada tempatnya.
- Perhatikan protokol keamanan dan keselamatan di tengah keramaian.
