“Kita ingin Sumedang bersih, sehat, dan nyaman. Lingkungan yang terawat adalah cerminan budaya masyarakat dan pemerintahnya,” tambahnya.
Di sisi lain, Bupati menyampaikan bahwa berbagai capaian positif selama satu tahun terakhir menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh.
Salah satunya adalah menguatnya kolaborasi pentahelix, melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, TNI–Polri, dan masyarakat. Dukungan perguruan tinggi seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Universitas Sebelas April (UNSAP) disebut berkontribusi dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan inovasi pelayanan publik.
Baca Juga:Mengapa Sensor ADAS Mobil Sering Error Saat Musim Hujan? Ini Cara Memperbaikinya Sendiri!
“Kemajuan Sumedang bukan hasil kerja satu orang. Ini kerja bersama, kerja keroyokan semua pihak,” ujarnya.
Selain itu, berbagai penghargaan dan pengakuan kinerja pemerintah daerah menjadi indikator bahwa reformasi birokrasi dan pelayanan publik mulai menunjukkan hasil.
Digitalisasi layanan serta peningkatan koordinasi antar perangkat daerah dinilai mampu mempercepat respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat merasakan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan. Pemerintah harus hadir tanpa mempersulit,” katanya.
Peningkatan sinergi dengan instansi vertikal dan Forkopimda juga disebut berhasil menjaga stabilitas daerah, termasuk dalam pengendalian sosial dan percepatan program pembangunan strategis.
Menariknya, Bupati menegaskan pemerintah tidak alergi terhadap kritik 3masyarakat. Menurutnya, masukan warga melalui berbagai saluran, termasuk media sosial, menjadi pengingat agar birokrasi tetap bekerja dengan hati-hati.
“Kritik dan saran dari masyarakat adalah energi positif bagi kami. Itu alarm supaya pemerintah tidak lengah,” tegasnya.
Baca Juga:
Ia pun meminta seluruh ASN membangun budaya kerja terbuka dan tidak defensif terhadap evaluasi publik.
“Saya minta ASN jangan baper. Kalau dikritik, jadikan bahan introspeksi. Selama kritik itu untuk kebaikan masyarakat, kita harus menerimanya dengan lapang dada,” pungkasnya.
