5. Beri Penguatan Positif
Apresiasi sederhana dapat menjadi motivasi besar.
Pujian, pelukan, atau kata-kata penyemangat ketika anak mampu mengikuti sebagian rakaat akan membangun rasa bangga. Penguatan positif membantu anak memahami bahwa usaha baik mereka dihargai.
Dengan pendekatan bertahap, suasana hangat, dan keteladanan orang tua, tarawih bisa menjadi pengalaman berharga yang membekas dalam ingatan anak.
Ramadhan pun tak hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga sekolah karakter yang tumbuh dari kebersamaan keluarga.(jpc)
