Sementara bagi yang kegemukan atau obesitas, konsumsi sebaiknya dibatasi maksimal satu kali dalam sepekan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan minyak baru, bukan minyak jelantah, serta menyeimbangkan asupan dengan serat yang cukup dan aktivitas fisik teratur.
Sebagai alternatif, Yesi menganjurkan berbuka diawali dengan air putih untuk mengembalikan cairan tubuh.
Baca Juga:Mundur Lalu Terjun Rem Blong Di Tanjakan, Truk Batu Bara Nyemplung Ke JurangMenunggu Azan Bersama Cepot, Ketika Budaya dan Ramadan Saling Menguatkan di Geoteater Rancakalong
Setelah itu, pilih takjil yang mudah dicerna dan mengandung elektrolit, seperti kurma, air kelapa, buah segar, atau salad buah. Langkah sederhana ini dinilai lebih ramah bagi metabolisme dan membantu organ tubuh kembali bekerja secara bertahap setelah berpuasa.(ant)
