JATINANGOR EKSPRES – Viral seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun berinisial NS di Sukabumi tewas diduga akibat mengalami luka bakar di seluruh tubuhnya.
Korban sempat dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Pada tubuh korban ditemukan banyak luka bakar yang diduga akibat disiram air panas.
Dalam rekaman video, korban sempat bercerita dan mengaku bahwa luka yang dialaminya akibat dianiaya yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya.
Baca Juga:Cegah Tawuran Berkedok Perang Sarung, Aparat Amankan 10 Remaja
Setelah menjalani perawatan selama delapan jam di ruang ICU, korban dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Setukpa Polri untuk dilakukan autopsi.
Ayah korban, Anwar Satibi, yang berada di rumah sakit, syok dan histeris saat mengetahui kabar anak pertamanya harus pergi dengan cara tragis dan mengenaskan.
Anwar menyampaikan bahwa pada tahun 2025 dugaan kekerasan pernah terjadi pada korban, namun saat itu diselesaikan melalui mediasi.
Setelah proses autopsi, jenazah korban dibawa ke wilayah Surade untuk dimakamkan.
Anwar menjelaskan, sebelum korban tewas secara mengenaskan, pernah terjadi dugaan penganiayaan yang kemudian dilaporkan ke Polres Pelabuhan Ratu. Saat itu, istrinya datang dan meminta maaf dengan bersujud di hadapannya.
Anwar kemudian meminta saran kepada Pak Haji Isep untuk memberi kesempatan dan memaafkan, karena menurutnya setiap manusia bisa berubah.
Baca Juga:
Kepala RS Bhayangkara Setukpa Polri, Kombes Pol Carles Siagian, menjelaskan bahwa hasil autopsi menemukan adanya luka bakar di seluruh tubuh korban, meliputi wajah, tangan, punggung, hingga kaki kiri.
Namun, belum dapat dipastikan penyebab pasti luka tersebut, apakah akibat penganiayaan atau faktor lain.
Kombes Pol Carles Siagian menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah itu merupakan kekerasan, karena luka tersebut belum bisa dipastikan penyebabnya, meski terlihat seperti akibat paparan panas yang menimbulkan luka bakar.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi untuk mengungkap penyebab serta pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa yang miris dan sangat tragis.
