JATINANGOR EKSPRES – Pecinta skincare dan parfum tentunya banyak menemukan beberapa bahan utama yang mempunyai istilah yang lebih sering didengar dalam bahasa Inggris daripada bahasa Indonesia, namun hal ini memang wajar ditemukan dalam bentuk bahasa Inggris karena pengaruh globalisasi seperti mudahnya produk maupun merek kenamaan global sudah masuk ke pasar Indonesia sejak lama. Sebenarnya bahan-bahan berikut mempunyai nama dalam bahasa Indonesia sendiri yang sebenarnya bisa kita temukan sehari-hari.
Bahan Skincare Populer dan Namanya dalam Bahasa Indonesia
Berdasarkan kategorinya, bahan-bahan berikut mempunyai nama sendiri dalam bahasa Indonesia.
1. Bunga
- Datura flower = Bunga Kecubung
- Forget-me-not = Bunga Mamung
- Frangipani = Bunga Kemboja
- Gardenia = Bunga Kacapiring
- Hibiscus = Bunga Sepatu
- Honeysuckle = Kamperfuli
- Magnolia = Bunga Cempaka
- Marigold = Kenikir
- Mimosa = Putri Malu
- Morning Glory = Bunga Sripagi
- Periwingkle = Bunga Tapakdara
- Queen of the night = Bunga Wijaya Kusuma
- Safflower = Bunga Kesamba
- Ylang-ylang = Kenanga
2. Buah
- Calamansi = Jeruk Kasturi
- Jicama/Mexican Turnip = Bengkuang
3. Daun & Herba
- Basil = Kemangi
- Betle leaves = Daun Sirih
- Centella Asiatica = Pegagan
- Cilantro = Daun Ketumbar
- Fern = Pakis
- Moringa = Kelor
- Mugwort = Daun Baru Cina
4. Kayu & Rempah
- Agarwood = Gaharu
- Cardamom = Kapulaga
- Clove = Cengkeh
- Galangal = Temulawak
- Juniper = Jintan Saru
- Lemongrass = Serai
- Licorice = Akar Manis
- Nutmeg = Pala
- Oregano = Jintan
- Patchouli = Nilam
- Red Willow = Dedalu
- Sandalwood = Cendana
- Sichuan Pepper = Andaliman
5. Lainnya
- Aloe Vera = Lidah Buaya
- Castor Oil = Minyak Jarak
- Limestone = Kapur Sirih
- Macadamia = Perande
- Musk Mallow = Kakapasan
- Myrrh = Dupa
- Snail Secretion Filtrate = Lendir Siput
- Styrax = Kemenyan
- Walnut = Kacang Kenari
Penggunaan istliah bahan dalam bahasa Inggris yang sering ditemukan pada produk perawatan tubuh seperti skincare atau parfum karena mengikuti label impor yang memeakai ilmiah sesuai standar global dari INCI (International Nomenclature Cosmetic Ingredients). Sedangkan di Indonesia biasanya menggunakan standar BPOM dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia seperti “sirih” atau “temulawak”. Hal ini membuat sebagian konsumen berpikir bahwa produk dengan bahan berbahasa asing = bahan premium, padahal tanaman Centella Asiatica atau pegagan sebenarnya bisa tumbuh liar di sekitaran sawah.
