"Sehidup Semaling" di Tangan Massa: Pasutri Maling Motor Kompak Babak Belur

\"Sehidup Semaling\" di Tangan Massa: Pasutri Maling Motor Kompak Babak Belur
\"Sehidup Semaling\" di Tangan Massa: Pasutri Maling Motor Kompak Babak Belur. (TANGKAPAN LAYAR)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES, PERISTIWA – Selasa pagi yang cerah, yang seharusnya diisi dengan kegiatan santai demi menjaga stamina di tengah ibadah puasa, mendadak berubah menjadi panggung drama bagi warga Kedung Sari, Ligung.

Alih-alih mendapatkan ketenangan, warga justru disuguhi adegan dramatis dari sepasang kekasih yang bisa dijuluki sebagai sejoli “sehidup semaling”.

Peristiwa yang menghebohkan ini bermula sekitar pukul 08.30 WIB di area persawahan Desa Kedung Sari, Kabupaten Majalengka, di mana suasana kerja yang tenang seketika pecah oleh teriakan histeris.

Baca Juga:Tabrakan Beruntun di Buah Batu Dini Hari, Diduga Sopir Truk Box Alami MicrosleepIstighosah di Bulan Ramadan, Refleksi Diri dan Mengisi Ruang-ruanng Kosong untuk Memohon Ampunan

Kedua pelaku, yang diketahui merupakan pasangan suami istri, diduga telah mengincar sebuah sepeda motor Honda Vario milik seorang petani setempat. Motor tersebut terparkir di pinggir jalan sementara pemiliknya sedang sibuk memeras keringat di tengah sawah.

Namun, nasib nahas menimpa pasangan ini ketika sang pemilik motor menyadari kendaraan kesayangannya sedang dibawa kabur oleh orang tak dikenal.

Sontak saja, korban berteriak sekuat tenaga dan mengejar pelaku, yang kemudian menarik perhatian warga sekitar yang sedang beraktivitas.

Tanpa dikomando, warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pengejaran massal hingga berhasil menghentikan laju kedua pelaku tersebut. Aksi “duet maut” ini gagal total setelah terpergok oleh pemiliknya sendiri dan berujung pada amukan massa yang sudah tidak dapat membendung kegeraman mereka.

Mengingat motor yang dicuri adalah milik seorang petani yang sedang berjuang mencari nafkah, emosi warga pun memuncak hingga tak terkendali.

Akibatnya, kedua pelaku sempat menjadi sasaran amarah warga hingga mengalami luka-luka di sekujur tubuh.

Tak lama berkemudian, petugas kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan membawa keduanya ke kantor polisi guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga:Truk Muatan Ayam Terguling Melintang, Ayam Berserakan dan Arus Lalu Lintas di Tegar Beriman TersendatTetap Tampil Stylish Walau Energi Tipis, 5 Rekomendasi Outfit Ngabuburit

Setelah diamankan oleh personel Polsek Ligung, identitas kedua pelaku akhirnya terungkap secara jelas. Diketahui bahwa mereka merupakan warga Kabupaten Cirebon yang nekat beraksi di wilayah hukum Majalengka.

Kini, romansa cinta mereka harus berakhir di balik dinginnya jeruji besi. Rumah tangga yang seharusnya dibina dengan prinsip saling melindungi satu sama lain, justru hancur berantakan karena dugaan paksaan ekonomi yang kritis hingga membuat keduanya gelap mata dan menempuh jalan pintas yang salah.

0 Komentar