4. Lulur Oatmeal dan Yogurt
Kalau kulit terasa sensitif atau mudah kemerahan, lulur oatmeal bisa jadi opsi yang lebih lembut. Oatmeal dikenal membantu menenangkan kulit, sementara yogurt mengandung asam alami yang membantu membuat kulit tampak lebih cerah.
Bahan:
2 sendok makan oatmeal halus2 sendok makan yogurt plain
Campur hingga membentuk pasta, oleskan ke tubuh, diamkan 10 menit, lalu bilas dengan air hangat. Lulur ini cocok digunakan saat kulit terasa kering akibat kurang cairan selama puasa.
5. Lulur Bengkoang
Bengkoang sudah lama dikenal sebagai bahan alami untuk mencerahkan kulit. Kandungan airnya tinggi dan memberi efek segar saat digunakan.
Bahan:
1 buah bengkoang ukuran sedang, diparut
Sedikit air jika diperlukan
Baca Juga:Sisi Menarik Puasa, Benarkah Bisa Matikan Sel Kanker? Ini Penjelasannya!Bukber Bareng Keluarga di Bandung? Ini 4 Rekomendasi yang Cocok & Punya Suasana Pas
Peras sedikit airnya, lalu gunakan ampas bengkoang sebagai lulur. Oleskan ke kulit, diamkan sekitar 15 menit, lalu gosok perlahan sebelum dibilas.
Agar hasilnya optimal dan kulit tidak iritasi, gunakan lulur maksimal dua kali seminggu. Hindari menggosok terlalu keras karena bisa merusak lapisan kulit.
Setelah luluran, jangan lupa gunakan pelembap agar kulit tetap terhidrasi, terutama karena selama puasa asupan cairan hanya didapat saat sahur dan berbuka.
Yang paling penting adalah konsistensi. Perawatan alami memang butuh waktu, tapi jika dilakukan rutin, hasilnya bisa lebih tahan lama dan terasa natural.
Ramadan bukan alasan untuk membiarkan kulit terlihat kusam.Dengan bahan sederhana dan perawatan yang tepat, kulit tetap bisa terlihat cerah, halus, dan sehat tanpa harus bergantung pada produk mahal. Karena merawat diri juga bagian dari menjaga rasa percaya diri, termasuk di bulan suci.
