Tidak Perlu Dianggap Tabu, Begini Alur Pendaftaran Layanan Psikologi Unpad

Layanan Konseling Psikologi Universitas Padjadjaran
Layanan Konseling Psikologi Universitas Padjadjaran (Laman Resmi Psikologi Unpad)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Konsultasi psikologi di Universitas Padjadjaran (Unpad) tersedia melalui Pusat Konseling Universitas Padjadjaran (PKUP) dan Pusat Inovasi Psikologi (PIP), dengan jangkauan tidak hanya untuk civitas akademika tapi juga terbuka bagi masyarakat umum, dengan prosedur sederhana, sebagian besar daring via chat untuk akses mudah dari rumah.

Biaya Konsultasi

Untuk masyarakat umum/psikolog reguler dibandrol dari harga Rp100.000 per sesi (contoh asesmen psikologi atau webinar, termasuk SKP HIMPSI dan sertifikat). Mahasiswa mendapat diskon Rp50.000 per sesi. Adapun sesi chatting daring via Google Meet atau tatap muka, dengan durasi 30-60 menit tergantung kasus. Sedangkan layanan PKUP Unpad memberikan layanan gratis untuk mahasiswa Unpad dan tenaga kesehatan, tapi untuk masyarakat umum kemungkinan berbayar.

Langkah Pendaftaran

Hubungi Admin Klinik PIP Unpad via WhatsApp Business (0811 207 4388) atau surel dari situs www.pipunpad.id untuk daftar dan memilih jadwal. Pendaftaran buka pukul 08.30-16.00 WIB setiap hari; konsultasi tersedia 09.00-15.30 WIB. Isi formulir singkat via surel balasan, termasuk profil masalah (akademik, karier, sosial, atau emosi).

Baca Juga:Mitos dan Fakta Eksfoliasi Wajah dan PenanganannyaTips Kerudung Untuk Lebaran: Cocokkan Tone Kulit, Hindari Pudar, Siap Silaturahmi

Prosedur Konsultasi Online

Layanan konsultasi daring berlangsung via chat/texting dengan psikolog profesional dari dosen atau alumni Fapsi Unpad selama 1 sesi untuk konseling ringan atau multiple sesi untuk konseling berat.

Layanan yang Tersedia

Layanan Konseling tersedia untuk individu maupun keluarga seputar kesulitan belajar, penyesuaian diri, pertemanan, dan karier. Serta pendaftaran rujukan ke psikiater jika diperlukan.

Masalah Konseling Utama

  1. Kesulitan belajar: Prokrastinasi, blokir skripsi, motivasi akademik rendah.
  2. Penyesuaian diri akademik: Adaptasi kuliah baru, tekanan ujian, kegagalan nilai.
  3. Pertemanan & interaksi sosial: Konflik teman, kesepian, bullying kampus.​
  4. Bimbingan karier: Bingung jurusan, persiapan kerja, resign impulsif.
  5. Pekerjaan & organisasi: Stres dosen/staf, konflik BEM/UKM, overload tugas.

Masalah Klinis (78% Kasus)

  1. Kecemasan & emosi: Anxiety ujian, panic attack, marah berlebih.
  2. Masalah keluarga/relasi: Putus cinta, orang tua toxic, LDR mahasiswa.
  3. Lainnya serius: Depresi ringan, self-harm pikiran, trauma akademik (rujuk psikiater).

Program Preventif Tambahan

  1. Peer Counselor (Konselor Teman Sebaya): Mahasiswa terlatih bantu teman hadapi stres ringan seperti adaptasi kampus atau tekanan ujian melalui sharing informal.
  2. Edukasi Rutin Kesehatan Mental: Workshop dan seminar bertema masalah umum mahasiswa seperti manajemen stres skripsi, anxiety akademik, work-life balance dosen.
  3. Support/Sharing Group: Kelompok diskusi khusus untuk kasus serupa, misalnya “Skripsi Block Support Group” bagi mahasiswa mandek tugas akhir atau “Adaptasi MBKM”.
0 Komentar