Viral Mahasiswa Undip Dianiaya 30 Teman Hingga Lumpuh, Keluarga Tuntut Keadilan

Viral Mahasiswa Undip Dianiaya 30 Teman Hingga Lumpuh, Keluarga Tuntut Keadilan
Viral Mahasiswa Undip Dianiaya 30 Teman Hingga Lumpuh, Keluarga Tuntut Keadilan. (Screenshoot - Invoxofficial).
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Kasus penganiayaan brutal yang menimpa seorang mahasiswa pada 15 November 2025 kembali viral di media sosial.

Korban diduga dikeroyok oleh sekitar 30 orang yang ironisnya merupakan teman-temannya sendiri.

Akibat aksi anarkis tersebut, korban mengalami luka parah di sekujur tubuh hingga menderita kelumpuhan.

Baca Juga:Tak Sekadar Seremonial, Pemuda Persis Sumedang dan TGM99 Tebar Kebaikan Lewat 250 Dus Minuman5 Tips Cara Menghadapi Kerja Interview agar Lebih Percaya Diri

Peristiwa memilukan ini dan keji berlangsung selama kurang lebih lima jam, mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB. Selama durasi tersebut, korban disiksa secara tidak manusiawi.

Korban dianiaya dengan benda keras yang menyebabkan gegar otak dan patah tulang hidung. Tubuh disulut rokok, ditusuk jarum, disetrum, hingga disabet menggunakan ikat pinggang, leher diikat serta diperlakukan layaknya binatang.

Tindakan pelecehan dengan mengoleskan balsem pada bagian kemaluan.

Kuasa hukum korban, Zainal Petir, mengungkapkan bahwa kasus ini telah dilaporkan ke Polres Semarang pada 16 November 2025, sehari setelah kejadian.

Namun, pihak keluarga menyayangkan lambatnya penanganan dari pihak kepolisian yang dinilai kurang gerak cepat (gercep).

Hingga saat ini, kondisi korban masih memprihatinkan, trauma berat, korban enggan melanjutkan kuliah karena trauma mendalam.

Ketidakadilan, sementara korban menderita, para pelaku dikabarkan masih bisa menjalani aktivitas perkuliahan dengan bebas.Insiden ini mencoreng wajah dunia pendidikan Indonesia yang saat ini dinilai sedang tidak baik-baik saja akibat maraknya kasus perundungan (bullying) dan tindakan anarkis.

Dunia pendidikan yang seharusnya menjadi tempat untuk saling memotivasi justru menjadi panggung tindakan kriminal yang membahayakan nyawa.

Baca Juga:5 Tips Belajar Bahasa Prancis untuk Pemula Bikin Kalian Jago!Pedagang Resah! Harga Daging Sapi Melonjak dan Pasokan Menyusut

Sampai saat berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kampus terkait kasus yang menimpa mahasiswanya tersebut.

Keluarga berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas agar korban mendapatkan keadilan dan pelaku dihukum seberat-beratnya.

0 Komentar