Sementara kepada Kepala Dinas Perhubungan, Bupati meminta agar segera menangani berbagai persoalan yang menjadi keluhan masyarakat, khususnya terkait Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Sebelum masyarakat mengeluh, Anda harus sudah memperbaikinya.
Manfaatkan sistem smart PJU untuk mendeteksi lampu yang mati dan prioritaskan ruas-ruas jalan demi menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Bupati juga meminta agar Dinas Perhubungan memaksimalkan pemanfaatan Area Traffic Control System (ATCS) untuk memantau kondisi lalu lintas dan situasi di lapangan secara real time.
Baca Juga:Jelang Lebaran, Ria Busana Sumedang Diserbu Pembeli, Diskon hingga 70 Persen Jadi Daya TarikMilangkala Desa Rancamulya ke-45, Warga Perkuat Persatuan Lewat Buka Bersama dan Tarling
“Saya ingin setiap pemimpin bukan hanya responsif, tetapi juga proaktif. Lihat dan antisipasi persoalan yang berkaitan dengan tugas Dinas Perhubungan. Gunakan ATCS untuk memonitor kondisi jalan dan lalu lintas di lapangan,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait penunjukan Yanuarti Kania Dewi sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Bupati menyebut hal tersebut sebagai langkah terobosan dalam kepemimpinan.
“Kita ingin mencoba pendekatan yang berbeda. Mudah-mudahan dengan cara yang berbeda akan menghasilkan hasil yang berbeda pula. Buatlah legacy bagi masyarakat Sumedang dengan menjaga keamanan dan ketertiban daerah,” katanya.
Bupati menegaskan bahwa setiap pemimpin harus hadir untuk memastikan aturan berjalan dengan baik serta menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.
“Jika ada yang tidak sesuai dengan aturan, maka kita harus hadir untuk menertibkannya. Jadilah bagian dari solusi dan berikan yang terbaik atas kepercayaan yang telah diberikan,” pungkasnya.
