JATINANGOR EKSPRES — Sebuah rumah permanen milik warga di Dusun Pagaden, RT 001 RW 011, Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, dilalap si jago merah pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari bagian atap rumah.
Rumah tersebut diketahui milik Andri Setiawan (35), seorang buruh harian lepas yang tinggal di wilayah tersebut. Bangunan rumah berukuran sekitar 6 x 8 meter persegi itu mengalami kerusakan cukup parah setelah api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bagian rumah.
Peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan warga kepada petugas sekitar pukul 21.57 WIB. Warga yang melihat api muncul dari bagian atap rumah segera melaporkan kejadian tersebut agar petugas pemadam kebakaran dapat segera melakukan penanganan.
Baca Juga:Dua Camat Jadi Pimpinan DinasJelang Lebaran, Ria Busana Sumedang Diserbu Pembeli, Diskon hingga 70 Persen Jadi Daya Tarik
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang, Syarif Effendi Badar, mengatakan setelah menerima laporan, petugas piket dari Pos Damkar Tanjungsari langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota piket Pos Damkar Tanjungsari segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan kebakaran. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,” ujarnya.
Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 22.15 WIB dan berlangsung selama kurang lebih satu jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 23.15 WIB setelah petugas berjibaku mengendalikan kobaran api.Dalam penanganan kejadian tersebut, tim yang diterjunkan terdiri dari Regu 3 Pos Damkar Tanjungsari bersama Regu 3 Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumedang.
Menurut Syarif, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik yang memicu api di bagian atap rumah.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta,” jelasnya.
Pihak Damkar juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak terawat. Pemeriksaan jaringan listrik secara berkala dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. (kos)
