JATINANGOR EKSPRES – Bulan Ramadan bukan hanya tentang membagi waktu umat Muslim untuk berpuasa dan meningkatkan keimanan, tapi juga saksi berbagai peristiwa besar yang membentuk sejarah Islam.
Berbagai momen penting, mulai dari turunnya wahyu pertama sampai kemenangan dalam pertempuran, terjadi di dalam bulan suci ini. Berikut beberapa peristiwa bersejarah yang harus kamu tahu sebagai bagian dari perjalanan Islam.
1. Turunnya Al – Qur’an (Nuzulul Qur’an)
Peristiwa paling agung dalam sejarah Islam, adalah turunnya wahyu pertama dari Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira. Beliau diangkat menjadi Rasul pada tanggal malam 17 Ramadan tahun 611 Masehi.
Baca Juga:5 Amalan Pengganti yang Bisa Dilakukan di Rumah Jika Tidak Bisa Itikaf di MasjidPuasa Tetap Fit, Ini Tips Menjaga Kesehatan Selama Ramadan
Allah memerintahkan Malaikat Jibril untuk menyampaikan firman pertama kepada Rasulullah ” Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan..” ( QS. Al -Alaq:1).
Menandakan awal dari penyebaran Islam dan menjadi titik balik bagi umat manusia, karena Al-Qur’an merupakan pembawa petunjuk dan pedoman hidup bagi seluruh umat Muslim.
2. Proklamasi 17 Agustus 1945
Peristiwa paling penting di Indonesia ini juga terjadi di bulan Ramadan, yang dimana proklamasi kemerdekaan dibacakan pada 9 Ramadan 1364 H. Kejadian bersejarah tersebut berlangsung pada pukul 10.00 WIB, saat para tokoh bangsa tengah menjalani ibadah puasa, yang bahkan perumusan naskah dilakukan pada saat sahur.
Fakta lainnya, tokoh proklamator Soekarno dan Hatta menyempatkan makan sahur di rumah Laksamana Maeda setelah merumuskan proklamasi dini hari. Meskipun bertepatan dengan bulan puasa kondisi Soekarno sempat tidak berpuasa pada hari itu dikarenakan sakit malaria dan demam tinggi. Namun, Bung Karno tetap memaksakan diri untuk tetap membacakan proklamasi.Pada bulan puasa inilah rakyat Indonesia meraih kemerdekaannya.
3. Perang Badar
Perang Badar terjadi pada 17 Ramadhan tahun ke -2 Hijriah 624 Masehi, terjadinya pertempuran Badar yang merupakan pertempuran pertama antara umat Muslim melawan kafir Quraisy dari Makkah setelah hijrah ke Madinah.
Ditengah puasa prajurit Muslimin berangkat ke medan perang, dengan pasukan hanya sekitar berjumlah 313 orang menghadapai pasukan Quraisy yang amat jauh lebih besar, sekitar 1.000 orang. Namun dengan kematangan strategi dan pertolongan dari Allah SWT, kaum muslimin meraih kemenangan besar dalam perang tersebut.
