Perang ini menjadi bukti bahwa kekuatan dan keyakinan iman dapat mengalahkan segala rintangan, sekalii menjadi titik awal kejayaan Islam di jazirah Arab.
4. Fathu (Pembebasan) Makkah
Delapan tahun setelah hijrah ke Madinah, pada 20 Ramadan 8 Hijriah 630 Masehi, sekitar 10 ribu pasukan bergerak dari Madinah menuju Makkah, berbeda dari perang badar, kali ini umat islam mengambil alih Makkah dari kafir Quraisy tanpa ada perlawanan dan perang.
Tak terdapat adanya pertumbuhan darah dalam perang Fathu Makkah. Kemudian Ka’bah dan sekitar Masjidil Haram disucikan dari berhala sembahan kafir Quraisy untuk dihancurkan, menandakan kemenangan Islam atas kesyirikan. Setelah bertahun-tahun melangalami penindasan dari kafir Quraisy, umat Islam akhirnya kembali ke kota suci ini.
Baca Juga:5 Amalan Pengganti yang Bisa Dilakukan di Rumah Jika Tidak Bisa Itikaf di MasjidPuasa Tetap Fit, Ini Tips Menjaga Kesehatan Selama Ramadan
Pada akhirnya, berbagai peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan Ramadan bukan sekadar catatan masa lalu, tapi juga menjadi sumber pelajaran dan inspirasi bagi umat Muslim hingga hari ini. Sejarah penting tersebut menunjukkan bahwa Ramadan bukan hanya waktu untuk menahan lapar dan dahaga, melainkan juga masa yang penuh semangat perjuangan, persatuan, serta perubahan besar dalam sejarah.
Dengan memahami peristiwa -peristiwa tersebut, kita diharapkan dapat mengambil hikmah, memperkuat keimanan, dan menjadikan Ramadan sebagai momen untuk berbuat lebih baik, baik bagi diri sendiri maupun bagi sesama.
