Denza B5 SUV Mewah BYD Siap Masuk Indonesia, Harga Tembus Rp1,2 Miliar!

Penampilan gagah SUV Denza B5 di dealer BYD Indonesia, mobil flagship PHEV dengan teknologi off-road mutakhir.
Penampilan gagah SUV Denza B5 di dealer BYD Indonesia, mobil flagship PHEV dengan teknologi off-road mutakhir. (Foto: JawaPos.com)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Nama Denza sangat menarik perhatian pencinta otomotif di Indonesia. Pasalnya, PT BYD Indonesia memasukkan model mewah untuk merek Denza B5. BYD saat ini sedang merencanakan secara serius waktu yang tepat untuk melakukan perilisan kendaraan flagship tersebut.

Pada saat acara BCA Expo pada Februari kemarin, Presiden Direktur PT BYD Indonesia, Eagle Zhou, mengklaim bahwa Denza B5 sangat menarik atensi pengunjung.

Denza B5 merupakan mobil flagship yang menggunakan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicles (PHEV) yang dibangun di atas platform Dual Mode Off-Road (DMO) milik BYD. Arsitektur ini merupakan hasil perpaduan struktur body-on-frame dengan sistem plug-in hybrid.

Baca Juga:Jadwal Lengkap One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap di Jalur TolDemi Alasan Keamanan Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

B5 menggunakan mesin bensin turbo dengan kapasitas 1,5L dengan kombinasi motor listrik dan penggerak roda empat (AWD). B5 mampu menghasilkan daya 452 kW dan torsi 760 Nm. Akselerasi dari 0–100 km/jam hanya membutuhkan waktu 4,8 detik. Baterai BYD berkapasitas 31,8 kWh dengan jangkauan mode listrik murni sejauh 90 km.

Dealer Denza yang akan menjual mobil ini sudah membuka harga untuk pembeliannya. Peminat wajib melakukan pemesanan (booking) dengan biaya Rp50 juta. Mobil Denza B5 dibanderol dengan harga yang fantastis, sekitar Rp1,2 miliar.

Dikutip dari laman DetikOto, Kamis (12/03), Head of PR and Government BYD Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan: “Kita juga cukup kaget ya, Denza B5 ini kan marketnya sebenarnya sangat spesifik dan niche. Kalau lihat indikasi harganya itu sudah menyentuh lebih dari Rp1 miliar, dan mereka sangat tertarik dan melakukan DP juga inden ke BYD. Makanya kita sekarang semakin termotivasi ya, untuk segera membawa ke Indonesia.”

0 Komentar