Tabrak Truk Bermuatan Gas, Pemudik Asal Bandung Alami Luka dan Bengkak di Kaki

Petugas kepolisian Polsek Cimanggung saat membawa korban ke Posko Kesehatan Parakanmuncang untuk mendapatkan p
Petugas kepolisian Polsek Cimanggung saat membawa korban ke Posko Kesehatan Parakanmuncang untuk mendapatkan perawatan. (ISTIMEWA)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES, Cimanggung — Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Parakanmuncang, Kecamatan Cimanggung, melibatkan sepeda motor yang ditumpangi pasangan suami istri dengan sebuah truk bermuatan gas. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang perempuan mengalami luka dan pembengkakan pada bagian kaki.

Korban diketahui bernama Rini Astuti (40), warga Kampung Cihareuyheuy, Desa Padaulun, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Saat kejadian, ia tengah dibonceng oleh suaminya, Yusman, dalam perjalanan melintas di jalur tersebut.

Insiden bermula ketika kendaraan di depan mereka melakukan pengereman mendadak. Yusman yang tidak sempat mengantisipasi situasi itu akhirnya kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang truk bermuatan gas di depannya.

Baca Juga:Mulai Pelan Tapi Konsisten, Kunci Tubuh Kembali Sehat Setelah Hari LebaranJangan Habis Semua, Inilah Strategi Mengelola Keuangan Sisa THR Setelah Hari Raya

“Saya tidak sempat mengerem karena kendaraan di depan saya ngerem mendadak. Kemungkinan kaki istri saya terbentur bodi kendaraan sehingga bengkak,” ujar Yusman saat ditemui di Posko Kesehatan UPTD Puskesmas Sawahdadap dan Cimanggung yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Akibat benturan tersebut, Rini mengalami luka lecet di kaki kiri serta pembengkakan yang cukup terasa. Petugas dari Polsek Cimanggung yang berada di lokasi segera mengevakuasi korban dan membawanya ke posko kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Di posko tersebut, korban langsung mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan yang berjaga. Luka lecet dibersihkan dan pembengkakan ditangani tanpa perlu tindakan lanjutan ke fasilitas kesehatan yang lebih besar.

“Korban hanya mendapatkan perawatan di posko dan tidak perlu dirujuk,” ujar petugas kesehatan, Eva, didampingi Bidan Renti. Rabu (25/3/2026)

Sementara itu, Eva juga menyampaikan bahwa selama masa arus mudik, Posko Kesehatan Parakanmuncang telah menangani sejumlah pemudik yang mengalami gangguan kesehatan maupun kecelakaan ringan di jalan.

“Sejauh ini sudah ada 19 pengunjung selam arus mudik dan balik yang datang ke posko. Rata-rata mengalami kecelakaan lalu lintas dan membutuhkan perawatan,” tuturnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pemudik agar lebih waspada dan menjaga jarak aman saat berkendara, terutama di jalur padat yang rawan pengereman mendadak. (kos)

0 Komentar