JATINANGOR EKSPRES – Memulai investasi sering kali terdengar rumit, sulit dan menakutkan, terutama bagi pemula yang belum memiliki pengalaman di dunia keuangan.
Banyak orang merasa harus menunggu memiliki penghasilan besar atau pengetahuan mendalam sebelum mulai berinvestasi. Padahal, kenyataannya tidak demikian. Investasi justru bisa dimulai dari langkah kecil, asalkan dilakukan dengan pemahaman yang tepat dan perencanaan yang matang.
Di tengah perkembangan teknologi saat ini, akses untuk berinvestasi menjadi semakin mudah. Berbagai platform digital memungkinkan siapa saja untuk mulai menanamkan modal dengan nominal terjangkau. Namun, kemudahan ini juga perlu diimbangi dengan pengetahuan dasar agar tidak terjebak dalam risiko yang tidak diinginkan.
Baca Juga:10 rekomendasi game offline, main tetap seru walaupun tanpa internetAplikasi Paylater Resmi Terdaftar OJK: Aman dan Terpercaya Cek Aplikasi Paylater yang Sudah Diawasi OJK
Melalui artikel ini, akan dibahas lima cara sederhana yang dapat membantu pemula memulai investasi dengan aman dan bijak. Dengan memahami langkah-langkah dasar ini, diharapkan kamu bisa lebih percaya diri dalam mengelola keuangan dan mulai membangun masa depan yang lebih stabil sejak sekarang.
5 cara ini cocok untuk pemula, agar kamu yang baru mencoba paham dan tidak salah langkah :
1. Tentukan Tujuan Keuangan
Tujuan merupakan hal penting dan yang utama untuk investasi, tanpa tujuan yang jelas, kamu bisa salah instrumen.
Kenapa penting? karena setiap tujuan butuh strategi yang berbeda-beda. Misalnya, uang untuk 1 tahun ke depan tidak cocok kalau ditaruh di investasi berisiko tinggi seperti saham.
Contohnya jangka pendek (1-3 tahun) untuk dana darurat, liburan. Jangka menengah (3-5 tahun) untuk membeli motor, dan biaya nikah. Jangka panjang (5+ tahun) untuk rumah, dan pensiun.
2. Kenali profil risiko
Profil risiko merupakan seberapa siap kamu terhadap naik turun nilai investasi. Orang orang memiliki tipe-tipe yang berbeda tipe umumnya mencakup antara lain :
- Konservatif yang tidak suka rugi, jadi memiliu yang stabil
- Moderat siap risiko kecil demi hasil lebih besar
- Agresif siap siap rugi demi potensi keuntungan tinggi
- Kalau kamu panik disaat harga turun, berarti kamu bukan masuk ke dalam tipe agresif.
3. Mulai dari Nominal yang Kecil
Baca Juga:5 Menit yang Mengubah Hidup: Cara Menghapus Kebiasaan Buruk SelamanyaTetap Aktif Saat Mengandung: Panduan Olahraga Aman buat Ibu Hamil
Banyak pemula yang berpikir harus memulai dengan punya uang besar dulu, padahal gak usah di nominal yang gede, di Reksadana dapat memulai dari Rp10.000 saja, dan emas digital juga bisa dimulai dari yang kecil.
