JATINANGOR EKSPRES – Zaman sekarang adalah zaman modern yang memiliki teknologi canggih, khususnya internet. Internet sebenarnya membuat hidup kita lebih mudah. Misalnya, jika kita ingin belajar sesuatu atau ingin mengetahui apa yang sedang terjadi di belahan dunia yang sangat jauh, dengan internet kita bisa mengetahui hal itu.
Internet bisa membuat hidup lebih mudah, bahkan sekalipun dalam hal kejahatan. Kejahatan-kejahatan di media sosial sering terjadi karena begitu mudahnya akses yang bisa diretas. Berita bohong untuk menggiring suatu opini masyarakat merupakan jenis kejahatan karena berdampak buruk dalam skala besar jika orang-orang percaya pada berita tersebut.
Kemampuan pemilihan informasi yang baik dan benar juga harus dimiliki oleh setiap orang agar tidak terjerumus ke dalam kejahatan yang lebih ekstrem, seperti peretasan bank menggunakan link atau dimanipulasi oleh orang lain. Banyak cara agar kita tidak salah dalam berpikir, terutama dalam menerima informasi. Kemampuan ini berguna khususnya untuk kita sendiri, dan umumnya untuk orang lain.
1. Gunakan Sudut Pandang Bundar
Baca Juga:Awas Terjebak Sesat Pikir! Kenali 6 Jenis Logical Fallacy yang Sering Muncul dalam Obrolan Sehari-hariTelat Mikir? Berikut Rahasia Membangun Pola Pikir Kritis ala Jordan Peterson
Saat kita menerima informasi, kita tidak bisa melihat dari satu sisi saja untuk menyimpulkan bahwa informasi tersebut benar atau bohong. Sudut pandang bundar, yang berarti melihat dari berbagai sudut pandang, menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ini.
2. Faktor Pengaruh Keputusan
Saat menyimpulkan sesuatu, kita tidak boleh melibatkan perasaan yang bersifat subjektif karena ini akan memengaruhi bagaimana keputusan yang akan kita buat. Berpikir objektif saat memutuskan sesuatu adalah hal yang seharusnya dilakukan, sehingga tidak ada kesalahan berpikir yang berakhir menjadi tindakan-tindakan yang merugikan.
Pada akhirnya, di tengah arus informasi yang serba cepat, kecanggihan teknologi harus dibarengi dengan kecanggihan berpikir. Internet adalah alat, namun kebijaksanaan adalah kendalinya. Dengan membiasakan diri untuk melihat informasi secara utuh dan mengesampingkan emosi sesaat, kita tidak hanya melindungi diri dari penipuan, tetapi juga menjaga kewarasan publik. Mari kita lebih bijak dalam memilah, karena satu keputusan objektif hari ini bisa menyelamatkan kita dari kerugian besar di masa depan
