JATINANGOR EKSPRES – Berpikir kritis, logis, dan rasional menjadi hal penting yang harus kita punya. Dengan bekal tersebut, kita lebih siap dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang. Berpikir kritis tidak selalu konteksnya dalam ilmu pengetahuan; hal-hal yang sering kita lakukan seperti menerima sebuah informasi atau menghadapi sebuah masalah harus dilandasi dengan pikiran yang jernih agar tindakan-tindakan yang dilakukan tidak menyeleweng.
Berpikir kritis bisa kita upgrade menggunakan berbagai cara, seperti menulis dan membaca. Kegiatan menulis dan membaca bisa membuat otak kita berpikir lebih jelas karena ilmu yang kita ketahui meningkat, sehingga kita tidak stagnan dan berdiam diri di tempat.
Mengapa kita harus berpikir kritis, logis, dan rasional?
1. Information Overload
Di zaman sekarang, setiap hari kita melihat dan mendengar banyak sekali postingan, baik itu berita ataupun iklan. Terkadang kita sering banget bertemu dengan beberapa pilihan seperti mau makan A atau B, beli baju A atau B. Hal ini jika tidak didasari dengan pemikiran yang baik akan sangat merugikan untuk kita.
Baca Juga:Jangan Mudah Percaya! Gunakan "Sudut Pandang Bundar" Agar Terhindar dari Hoaks dan Manipulasi InternetAwas Terjebak Sesat Pikir! Kenali 6 Jenis Logical Fallacy yang Sering Muncul dalam Obrolan Sehari-hari
Media sosial menjadi konsumsi kita sehari-hari. Pemilihan informasi dan perizinan informasi pada aplikasi sering kita sepelekan. Menyepelekan sesuatu di zaman sekarang tentu akan sangat merugikan karena akses data yang mudah ditemukan membuat orang lebih leluasa dalam menjalankan kejahatan.
2. Demokrasi
Negara Indonesia merupakan negara demokrasi, di mana keputusan penting diambil dari suara rakyat. Pemikiran yang buruk tentu akan memengaruhi keputusan dan kebijakan yang pada akhirnya akan berdampak pada rakyat sendiri.
Berpikir kritis akan menahan kita dari penggiringan opini yang buruk, yang mana jika kita telan mentah-mentah akan mengakibatkan keadaan tidak kondusif dan akan memperparah situasi.
Pada akhirnya, kemampuan berpikir kritis adalah benteng terakhir kita dalam menjaga kewarasan di tengah hiruk-pikuk dunia modern. Tanpa nalar yang tajam, kita hanya akan menjadi penonton yang mudah terbawa arus opini tanpa arah. Dengan terus mengasah logika dan keberanian untuk mempertanyakan segala sesuatu, kita tidak hanya menyelamatkan diri sendiri dari kerugian, tetapi juga berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan beradab. Teruslah membaca, teruslah menulis, dan jangan biarkan pikiran Anda berhenti bertumbuh.
