JATINANGOR EKSPRES – Siapa sih yang nggak tahu rasanya jadi mahasiswa Jatinangor? Bangun pagi buat mengejar kelas di atas bukit, lalu siangnya disambut aroma menyengat ayam penyet, seblak, hingga jajaran gerobak di sepanjang jalan Sayang atau Hegarmanah.
Bagi kita yang merantau di sini, menjaga berat badan itu tantangannya bukan cuma soal niat, tapi soal bagaimana kita bernegosiasi dengan lingkungan yang isinya makanan enak dan murah semua. Rasanya baru kemarin pakai celana jeans ukuran pas, tiba-tiba sekarang kancingnya mulai terasa protes. Tapi tenang saja, bertahan di tengah gempuran karbohidrat Jatinangor itu sangat mungkin kok kalau kita tahu celahnya.
Kunci utamanya sebenarnya ada pada cara kita melihat rute jalan kaki sehari-hari. Anggap saja tanjakan-tanjakan terjal menuju fakultas itu sebagai treadmill alami yang disediakan semesta secara gratis. Alih-alih mengeluh karena harus jalan jauh, coba nikmati setiap langkahnya sebagai cara membakar kalori sebelum duduk diam berjam-jam di dalam kelas.
Baca Juga:Gokana Ramen & Teppan Jatos: Tempat Kuliner Jepang yang Affordable dan Nggak Nurunin Gengsi!!Sinar Mega Abadi: Destinasi Utama Konsultasi Warna dan Cat Premium di Jatinangor
Selain itu, kita harus pintar-pintar menyiasati porsi saat makan di warteg langganan. Memang godaan untuk mengambil nasi sebukit itu besar, apalagi kalau harganya cuma beda seribu rupiah. Cobalah untuk mulai memprioritaskan sayuran hijau dan protein terlebih dahulu daripada memenuhi piring dengan gorengan yang minyaknya berkilau itu.
Seringkali kita terjebak dalam siklus makan karena stres atau sekadar ikut-ikutan teman nongkrong sampai larut malam. Kalau memang harus belajar bareng di kafe, pilihlah minuman yang tidak terlalu banyak mengandung gula atau susu kental manis. Kopi hitam atau teh tawar bisa jadi sahabat terbaik supaya mata tetap melek tanpa harus menimbun lemak tambahan.
Jangan lupa juga untuk selalu sedia botol minum dimanapun. Udara Jatinangor yang kadang panas terik seringkali membuat kita merasa lapar, padahal sebenarnya tubuh kita cuma butuh rehidrasi saja. Minum air putih sebelum makan juga terbukti ampuh bikin kita nggak gampang kalap saat melihat menu makanan yang menggugah selera.
Menjaga berat badan di masa kuliah memang bukan soal angka di timbangan saja, tapi soal bagaimana kita menghargai tubuh sendiri di tengah kesibukan organisasi dan tugas yang nggak ada habisnya.
