JATINANGOR EKSPRES – Di tengah jadwal kuliah yang padat dan tugas yang selalu numpuk, nonton film sering jadi pelarian yang bisa heal mood. Tinggal rebahan, buka HP, atau laptop, dan tinggalin dunia nyata sejenak. Nggak heran kalau aplikasi nonton film jadi salah satu aplikasi wajib punya untuk mahasiswa.
Sekarang, pilihan apliksi nonton film udah semakin beragam. Mulai dari yang fokus film Hollywood, drama Korea, sampai film Indonesia yang sekarang makin niat produksinya. Tinggal disesuaikan dengan isi dompet dan selera.
Berikut beberapa aplikasi nonton film yang rekomen!
1. Netflix
Netflix masih jadi pilihan utama banyak mahasiswa karena koleksi kontennya yang sangat beragam. Mau nonton film Hollywood, series internasional, drama Korea, anime, sampai dokumenter aneh, hampir semuanya ada.
Baca Juga:Di Balik Lengkungan Beton: Sejarah, Mitos, dan Peran Jembatan Cincin JatinangorSehat Versi Digital: Bukan Dokter, Bukan Pelatih, Tapi Bantu Jaga Kesehatan
Salah satu keunggulan Netflix adalah kualitas videonya yang stabil, bahkan di jaringan yang lemot. Subtitle juga rapi dan jarang bikin emosi ketika nonton sambil baca subtitle. Selain itu, Netflix terkenal dengan original series yang sering viral dan jadi bahan obrolan di tongkrongan.
Fitur download juga jadi penyelamat anak kos. Tinggal download pas ada WiFi, nonton bisa kapan aja tanpa mikirin kuota.
Kalau dilihat dari harga untuk berlangganannya, Netflix memang terbilang cukup mahal dibanding yang lainnya. Tapi kalau kata orang, “ada harga, ada kualitas,” dijamin nggak akan rugi.
2. Disney+ Hotstar
Disney+ Hotstar jadi favorit buat kamu yang suka banget film Marvel, Pixar, dan animasi-animasi Disney. Selain itu, aplikasi ini juga cukup punya koleksi banyak di film dan series Indonesia.
Banyak film lokal yang tayang lebih cepat di Disney+ Hotstar dibanding platform lain. Cocok buat yang pengin update film Indonesia tanpa harus ke bioskop.
Harganya juga relatif lebih ramah kantong, apalagi kalau patungan bareng temen. Tapi, penggunanya kadang ada yang bilang kalau konten non-Disney agak terbatas dan interfacenya yang kadang-kadang kurang responsif.
3. Prime Video
Prime Video sering dianggap underrated, padahal isinya nggak main-main. Banyak film dan series eksklusif yang jarang ditemui di platform lain.
