JATINANGOR EKSPRES, PERISTIWA – Beredar Sebuah video yang memperlihatkan aksi sekelompok remaja membawa senjata tajam beredar luas di akun Instagram pada Minggu dini hari, 8 Februari 2026, sekitar pukul 03.16 WIB. Dalam video tersebut terlihat beberapa remaja berboncengan menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis celurit dan melakukan penyerangan terhadap warga di wilayah Patalan, Bantul, Yogyakarta.
Berdasarkan dari unggahan di medsos, kelompok remaja tersebut terlihat sedang melintas di jalanan, sebelum akhirnya terlibat insiden dengan warga. Peristiwa ini mengakibatkan seorang warga mengalami luka ringan akibat sabetan senjata tajam, sementara enam remaja yang diduga terlibat berhasil diamankan oleh pihak kepolisian tidak lama setelah kejadian.
Menurut keterangan Humas Polsek Bantul, kejadian berawal ketika korban berinisial PN (44) sedang duduk di teras rumahnya pada dini hari. Tiba-tiba, dari arah timur datang segerombolan remaja mengendarai sepeda motor dengan kecepatan cukup tinggi. Mereka langsung mengayunkan celurit ke arah warga yang berada di sekitar lokasi.
Baca Juga:Klarifikasi Pria yang Dikira Gendong Mayat di Tambora, Ternyata Salah PahamNggak Bikin Kantong Jebol! Rekomendasi Tempat Beli Alat Pancing dan Umpan Murah di Sekitar Jatinangor
Korban sempat berusaha melakukan perlawanan dengan mengambil sebuah batang kayu yang berada di dekatnya. Namun, upaya tersebut terhalang oleh pagar rumah yang membatasi. Meskipun sudah mencoba mempertahankan diri, korban tetap mengalami luka robek pada ujung jari manis tangan kanan serta lecet pada bagian pergelangan tangan kiri akibat terkena sabetan senjata tajam.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan enam remaja yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Beberapa identitas pelaku yang berhasil diperoleh yakni MD (18), NA (17), PRA (17), dan JW (18) yang merupakan warga Pundong, Bantul. Selain itu, dua pelaku lainnya berinisial TA (22) dan AMD (22) berasal dari wilayah Kretek, Bantul. Sebagian besar dari mereka diketahui masih berstatus pelajar.
Polres Bantul masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif di balik aksi penyerangan tersebut. Pihak kepolisian juga menyatakan akan memperketat patroli keamanan, terutama pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari, guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Warga pun diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
