JATINANGOR EKSPRES – Disia-siakan atau diselingkuhi adalah pengalaman paling menyakitkan. Rasanya seperti kepercayaan yang telah dibangun perlahan runtuh dalam sekejap.
Hati hancur, pikiran penuh tanda tanya, dan kadang muncul perasaan tidak cukup baik. Tapi, penting diingat kalo perlakuan seseorang terhadapmu bukanlah cerminan dari dirimu. Setiap luka sebenarnya membawa pelajaran, meskipun pahit pengalaman itu bisa jadi titik balik buat nemuin pasangan yang lebih baik, tulus, dan bener-bener menghargai, menjaga, dan cinta dengan tulus.
Jangan terburu-buru cari pengganti vuma buat nutupi rasa sepi atau mau buktiin kalo kamu bisa move on dengan cepat. Luka belum sembuh sering kali bikin seseorang mengulangi pola yang sama. Beri diri waktu buat menangis kalo perlu, terima kenyataan, lalu perlahan bangkit kembali.
Baca Juga:Mencintai Diri di Balik Kabut Jatinangor: Seni Menemukan Bahagia Setelah DikhianatiKeluar Nya Asap Pada Salah Satu Gerbong KRL, Malah Menimbulkan Perdebatan Netizen
Lakukan refleksi, bukan buat nyalahin diri sendiri, tapi buat memahi apa yang sebenernya terjadi. Dengan memahami hal itu, kamu bisa lebih peka terhadap red flag di masa depan. Gunain waktu sendiri buat berkembang baik dalam karir, pendidikan, hobi, ataupun olahraga. Rawat diri, perbaiki pola pikir, dan bangun kembali kepercayaan diri yang mungkin sempat runtuh.
Ketika kamu ngerasa utuh dan bahagia sama dirimu sendiri, kamu gaakan lagi terima cinta setengah-setengah. Nentuin standar yang sehat juga jadi kunci utama. Kamu berhak mendapatkan pasangan yang jujur, setia, konsisten, dan bertanggung jawab. Jangan nurunin standar karna takut sendirian, lebih baik nunggu orang yang tepat daripada kembali terjebak di hubungan yang salah.
Saat mulai buka hati, jangan hanya terpikat oleh perhatian awal. Banyak orang bisa bersikap manis di fase pendekatan. Perhatikan bagaimana dia bersikap saat menghadapi masalah, bagaimana cara dia memperlakukan orang lain. Hubungan yang sehat dibangun dari rasa saling menghormati dan komuniksi yang terbuka.
Yang gak kalah penting, jangan biarin trauma kamy menutup diri sepenuhnyam Mungkun gak mudah buat percaya lagi setelah di khianati, tapi gak semua orang akan memperlakuin kamu dengan cara yang sama. Masih ada orang-orang baik diluar sana yang siap mencintai dengan tulus.
