JATINANGOR EKSPRES – Virus Nipah (NiV) mulai menjadi perbincangan hangat belakangan ini. Meskipun belum sepopuler virus lainnya, Virus Nipah memiliki tingkat fatalitas yang tinggi, sehingga menuntut kita untuk selalu waspada tanpa perlu panik berlebihan. Pemahaman tentang cara virus ini bekerja adalah kunci utama untuk melindungi diri dan keluarga.
Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, berikut adalah 3 proses penularan Virus Nipah yang wajib kita ketahui:
1. Penularan dari Hewan ke Manusia (Zoonosis)Virus Nipah bersifat zoonosis, artinya berpindah dari hewan ke manusia. Kelelawar buah (genus Pteropus) adalah inang alami virus ini. Namun, virus ini juga sering menular melalui hewan perantara seperti babi yang terpapar kotoran atau cairan tubuh kelelawar yang sakit.
Baca Juga:Mana yang Benar, Shalat Tarawih 11 atau 23 Rakaat? Simak Penjelasan Lengkapnya!Peristiwa Apa yang Terjadi di Bulan Ramadan? Kenali 3 Momen Besar dalam Islam
Jika Anda memiliki hewan ternak atau peliharaan yang menunjukkan gejala sakit, segera hubungi dokter hewan untuk penanganan medis yang tepat guna mencegah risiko penularan ke manusia.
2. Konsumsi Makanan yang TerkontaminasiPenularan bisa terjadi melalui konsumsi makanan yang telah terkontaminasi cairan tubuh hewan yang membawa virus. Beberapa kasus menunjukkan virus berpindah melalui buah-buahan (seperti mangga) yang pernah digigit atau terkena air liur kelelawar.
Selain itu, nira mentah atau sari pohon aren sering kali menjadi sorotan. Hal ini dikarenakan nira mentah berisiko terkontaminasi urine kelelawar saat proses penyadapan di pohon. Pastikan selalu mencuci buah dengan bersih dan memasak bahan makanan/minuman hingga matang sempurna.
3. Penularan Antar Sesama ManusiaPenularan dari manusia ke manusia biasanya terjadi melalui kontak erat dengan cairan tubuh penderita, seperti air liur, urine, atau darah. Hal ini sering terjadi di lingkungan keluarga atau fasilitas kesehatan jika protokol kesehatan tidak dijalankan dengan ketat. Menjaga kebersihan diri, seperti rutin mencuci tangan, sangat penting untuk memutus rantai penyebaran ini.
Mengetahui dan memahami cara kerja sebuah penyakit sangatlah penting. Dengan pengetahuan yang tepat, kita bisa mengantisipasi diri dan keluarga agar tetap jauh dari ancaman penyakit yang membahayakan.
