Kualitas Menu MBG Harus Dievaluasi

Sengketa Hukum Menahun Menggunung
MEMAPARKAN: Ketua Tim Hukum Jabar Istimewa Jutek Bongso menyampaikan tingginya pengaduan sengketa hukum yang masuk melalui Bale Kapeurih dan Bale Pananggeuhan.(istimewa)
0 Komentar

“Malamnya datang dari pihak dapur. Mereka minta maaf lalu meminta saya menghapus video yang sudah diposting,” ungkapnya.

Permintaan maaf tersebut ia terima secara pribadi. Namun ia menolak menghapus video karena berharap ada evaluasi nyata.

“Saya tidak mau hapus video. Saya maunya dapur evaluasi. Kenapa tidak sigap mengganti menu yang kedaluwarsa dan buah busuk, tapi malah minta video dihapus,” tegasnya.

Baca Juga:Gudang Kedaluwarsa Terbongkar Polisi Ungkap Praktik Penghapusan Label Produk Pangan RusakRamadan, Sekolah Kehidupan yang Penuh Hikmah dan Pembelajaran

Gungun mengakui, pihak dapur sempat membagikan roti pengganti pada keesokan harinya, 14 Februari 2026. Meski demikian, ia berharap ada klarifikasi terbuka agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kalau memang kurang teliti, sampaikan secara terbuka dan jelaskan kesalahannya di mana,” katanya.

Ia menegaskan program MBG sangat bermanfaat bagi warga, namun pelaksanaannya tidak boleh dilakukan secara asal.

“Buah busuk dengan buah tertindih itu beda. Ini jelas busuk dan aromanya bau. Kalau sampai menimbulkan korban sakit, ini bahaya,” ujarnya.

Gungun berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi, tidak hanya bagi dapur Cimanggung tetapi juga dapur MBG di daerah lain.

Sementara itu, pihak dapur sehat MBG SPPG Cimanggung 06 melalui perwakilannya, Muhamad Zia, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia layanan.(kos)

Laman:

1 2
0 Komentar