Bukan Cuma Mulut, Jempol Juga Perlu Puasa! Tips Menjaga Etika Digital di Bulan Ramadhan

Ilustrasi penggunaan media sosial secara bijak selama bulan Ramadan untuk menjaga pahala puasa dari bahaya ghi
Bukan Cuma Mulut, Jempol Juga Perlu Puasa! Tips Menjaga Etika Digital di Bulan Ramadhan (foto:Disway)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Puasa secara fisik berarti menahan lapar dan dahaga sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Namun, sadarkah kamu? Di era digital ini, jari-jemari kita sering kali lebih aktif dibanding anggota tubuh lainnya terutama jempol yang bisa bermain gadget selama 24 jam nonstop.

Saat mengisi waktu senggang atau menunggu berbuka (ngabuburit), kita sering asyik scrolling media sosial. Tanpa disadari, aktivitas ini bisa membuat pahala puasa kita “bocor”. Itulah mengapa, bukan hanya perut yang puasa, jempol kita pun harus ikut berpuasa.

Mengapa Jempol Juga Perlu Berpuasa?

Esensi puasa adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan pahala maupun ibadah itu sendiri. Sangat disayangkan jika mulut sudah sanggup menahan makanan, namun jempol masih sibuk “nyinyir” di kolom komentar atau aktif bergosip (ghibah) di grup WhatsApp.

Baca Juga:Tidurnya Orang Puasa itu Ibadah? Simak Tips Produktif Ramadhan Biar Nggak Jadi Kaum Rebahan!Mengapa Sensor ADAS Mobil Sering Error Saat Musim Hujan? Ini Cara Memperbaikinya Sendiri!

Agar puasa kita tidak sia-sia, kita harus menjaga diri dari perbuatan makruh dan aktivitas digital yang tidak bermanfaat.

Tanda Kamu Sudah Harus Melakukan Puasa Digital

Scrolling Lupa Waktu: Niat awal hanya istirahat 5 menit, tapi malah kebablasan menonton video yang tidak berguna selama berjam-jam hingga mengganggu produktivitas.

Mudah Emosi: Merasa gampang tersulut atau emosional saat melihat postingan orang lain dan merasa harus berkomentar pedas sebagai “netizen”.

Pamer (Riya): Media sosial sering menjadi tempat memamerkan barang atau aktivitas secara berlebihan yang bisa memicu sifat sombong.

Tips Menjalankan Puasa Medsos yang Efektif

Agar ibadah Ramadanmu lebih berkualitas, coba terapkan tips berikut:

Filter Konten: Gunakan bulan ini untuk menyaring konten. Ikuti akun-akun yang memberikan edukasi atau inspirasi agama, dan tinggalkan konten yang hanya memicu perdebatan atau tidak bermanfaat.

Alihkan ke Aktivitas Fisik: Daripada jari keriting karena main HP, coba alihkan ke hobi lain. Bagi kamu pecinta sepeda, sore hari adalah waktu terbaik untuk gowes santai menikmati udara segar.

No Gadget Menjelang Buka: Manfaatkan 30 menit sebelum Maghrib untuk fokus berdoa atau berbincang hangat dengan keluarga dan teman kos. Ingat, waktu menjelang berbuka adalah salah satu waktu paling makbul untuk berdoa.

0 Komentar