Diet Saat Ramadan: Cara Turun Berat Badan dengan Sehat Tanpa Nyiksa

Diet Saat Ramadan: Cara Turun Berat Badan dengan Sehat Tanpa Nyiksa
Diet Saat Ramadan: Cara Turun Berat Badan dengan Sehat Tanpa Nyiksa
0 Komentar

Kedua, waspadai minuman manis berlebih seperti sirup atau teh instan, jenis minuman ini merupakan “kalori kosong” yang memicu lonjakan insulin dan mempercepat penumpukan lemak di area perut.

Terakhir, kurangi konsumsi garam berlebih karena sifatnya yang mengikat air dalam tubuh (water retention), yang tidak hanya membuat perut terasa kembung tetapi juga menyebabkan angka timbangan tampak naik meski massa lemak mungkin belum berubah.

4. Strategi Dehidrasi

Selain pengaturan nutrisi, hidrasi menjadi aspek vital yang sering terabaikan karena jendela waktu minum yang terbatas.

Baca Juga:Fokus Isu Anak dan PendidikanApresiasi Kinerja Linmas, Pemda Sumedang Salurkan Insentif dan Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan

Anda bisa menerapkan pola dua gelas saat berbuka, empat gelas sepanjang malam, dan dua gelas saat sahur untuk memastikan kebutuhan dua liter air per hari tetap terpenuhi.

Selama proses ini, sebaiknya hindari minuman yang terlalu manis, makanan yang terlalu asin, dan makanan yang digoreng karena ketiganya hanya akan memberikan kalori kosong dan memicu rasa haus yang berlebihan di siang hari.

5. Nutrisi Sehat Saat Buka

Saat waktu berbuka tiba, cukup batalkan puasa dengan takjil sederhana yang menyehatkan berupa tiga butir kurma dan segelas air putih untuk mengembalikan energi seketika.

Setelah melaksanakan ibadah, Anda dapat melanjutkan ke makan malam dengan menu yang lebih lengkap namun tetap terjaga kalorinya, seperti dada ayam panggang atau bakar yang ditemani dengan cah brokoli dan wortel serta porsi nasi merah yang dibatasi.

Jika di malam hari setelah tarawih Anda masih merasa lapar, pilihlah camilan ringan yang tidak membebani pencernaan seperti potongan buah pepaya atau apel, atau bisa juga segenggam kacang-kacangan yang diproses dengan cara disangrai tanpa minyak berlebih.

6. Tetap Bergerak (Olahraga Ringan)

Diet tanpa gerak akan membuat metabolisme melambat.

Anda tidak perlu lari maraton; cukup lakukan jalan santai atau peregangan selama 15–30 menit sebelum berbuka atau setelah tarawih.

Ini efektif untuk membakar cadangan lemak tanpa risiko dehidrasi berat.

Sebagai penutup, lengkapi upaya diet Anda dengan tetap melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan santai atau peregangan di waktu menjelang berbuka atau setelah shalat Tarawih.

0 Komentar