Fokus Isu Anak dan Pendidikan

Fokus Isu Anak dan Pendidikan
Fokus Isu Anak dan Pendidikan. (Instagram@- claurakiehl- ISTIMEWA)
0 Komentar

JATINANGOR EKPRES – Baru-baru ini, aktris Cinta Laura Kiehl resmi ditunjuk sebagai Duta Nasional untuk UNICEF Indonesia pada Selasa (10/2/2026).

Dalam peran barunya tersebut, Cinta Laura Kiehl memiliki tanggung jawab sebagai figur publik untuk menggerakkan dukungan serta memperjuangkan hak dan kesejahteraan anak-anak Indonesia, dan Cinta Laura inspirasi untuk anak- anak muda bangsa indonesia.

Kepala Perwakilan UNICEF di Indonesia, Maniza Zaman, menyampaikan bahwa Cinta Laura bergabung dengan jajaran duta UNICEF global yang menggunakan suara dan platform mereka untuk memperjuangkan hak-hak anak di berbagai belahan dunia.

Baca Juga:Apresiasi Kinerja Linmas, Pemda Sumedang Salurkan Insentif dan Fasilitasi Pemeriksaan Kesehatan

Cinta Laura dinilai membawa pengaruh besar dalam mengangkat isu-isu penting terkait perjuangan hak anak dan pendidikan. Ia memiliki kombinasi yang cukup langka untuk peran tersebut, yakni bakat, disiplin, pengalaman internasional, latar belakang akademik, serta semangat kewirausahaan.

Maniza juga menekankan komitmen mendalam Cinta Laura terhadap keadilan sosial dan kesetaraan. Ia dinilai konsisten memanfaatkan platformnya untuk membahas isu-isu penting, mulai dari pemberdayaan perempuan hingga kesehatan mental, serta mendengarkan realita kehidupan anak-anak dan keluarga.

Sebagai Duta Nasional, Cinta Laura akan mendukung advokasi UNICEF Indonesia dengan meningkatkan kesadaran mengenai isu-isu utama hak anak, termasuk pendidikan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan aksi iklim. Suaranya diharapkan mampu mendorong aksi kolektif guna menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan adil bagi setiap anak.

Penunjukan Cinta Laura sebagai Duta Nasional UNICEF Indonesia bertepatan dengan momentum penting, menjelang peringatan 80 tahun berdirinya organisasi tersebut pada Desember 2026.

Dalam berbagai kesempatan, diharapkan kolaborasi ini dapat mengangkat isu-isu yang terus dihadapi anak-anak serta membagikan cerita inspiratif mengenai kemajuan dan harapan. Energi dan kredibilitas Cinta Laura diyakini mampu membantu menerjemahkan gagasan menjadi aksi positif bagi anak-anak.

Pada akhir 2025, Cinta Laura bersama UNICEF mengunjungi Asmat, Papua. Dalam kunjungan tersebut, ia menyaksikan langsung tantangan yang dihadapi anak-anak dan keluarga di komunitas terpencil, serta berbagai upaya yang dilakukan untuk mengatasinya.

Penunjukan ini juga dipandang sebagai tanggung jawab moral yang bersifat personal bagi Cinta Laura. Ia meyakini bahwa potensi anak-anak pada dasarnya setara, namun kesempatan yang tersedia sering kali tidak merata.

0 Komentar