Kisah Inspiratif David Caileba Chaef Asal Perancis Berbagi Takjil dengan Warga Sekitar Di Bandung

Kisah Inspiratif David Caileba Chaef Asal Perancis Berbagi Takjil dengan Warga Sekitar Di Bandung.
Kisah Inspiratif David Caileba Chaef Asal Perancis Berbagi Takjil dengan Warga Sekitar Di Bandung. (ILUSTRASI).
0 Komentar

JATINANGOR EKPRES – Saat menjelang adzan magrib pada hari ketiga Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu (21/2/2026), di Jalan Perintis, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung,

Banyak pengendara motor dan pejalan kaki berhenti sejenak di depan sebuah tenda berwarna putih.

Tercium aroma makanan, yaitu camilan berupa gorengan hangat di wajan yang cukup besar, yang terus menyebarkan harum aromanya.

Baca Juga:Tradisi Ramadhan di Cipadung Tanjungkerta, Pusat Jajanan Favorit Warga

Di balik wajan tersebut, ada seorang pria menggunakan seragam koki yang tampak sibuk mengaduk adonan dan menggoreng bakwan.

Seorang pria di balik wajan tersebut bernama David Caileba Chaef, asal Perancis, yang memeluk agama Islam sejak tahun 2007.

Pada sore hari, David tak hanya memasak, tetapi juga membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas dari berbagai arah.

Pemuda setempat ikut serta membantu membagikan takjil dan minuman untuk berbuka puasa.

Pada tahun ini, untuk pertama kalinya David melakukan pembagian takjil kepada warga Bandung.

David menyampaikan bahwa dirinya pernah memiliki keinginan sederhana, yaitu berbagi takjil, karena saat berpuasa Ramadan di Indonesia, ia sering mendapatkan takjil gratis.

David menjelaskan bahwa ia pernah merasakan dan mengantre saat mendapatkan takjil gratis.

Baca Juga:

Sekarang, David ingin memberi kepada warga yang berpuasa karena ia pernah mendengar bahwa memberikan satu buah kurma saja akan diganti berkali lipat pahalanya dari Allah SWT.

Saat berbagi takjil, bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga berbagi kebaikan kepada orang yang sedang menunaikan ibadah puasa.

Selain itu, niat ini menjadi sebuah pahala untuk David, sahabat, serta keluarganya.

Menu yang dibagikan hari ini cukup sederhana, yakni gorengan bakwan dengan tambahan banyak sayuran.

Setiap hari terdapat 200 paket takjil yang dibagikan.

David menjelaskan bahwa niat berbagi takjil ini mendapat dukungan dari para donatur selain dari dana pribadinya.

Tak hanya itu, ini juga merupakan sebuah aksi motivasi dan inspirasi bagi orang lain untuk berbagi takjil di bulan Ramadan seperti yang ia lakukan.

David berharap aksinya menjadi inspirasi, membuat kita teguh dan kuat dalam keimanan, serta meringankan orang yang sedang berpuasa saat berbuka.

0 Komentar