JATINANGOREKSPRES – Ratusan emak-emak di Kabupaten Sumedang berjubel di seputaran Taman Endog Sumedang Utara, Selasa (24/2/2026) siang.
Meski sedang menjalankan ibadah puasa, mereka rela mengantre di bawah terik matahari demi bisa membeli keperluan pokok, yang memang harga nya di bawah harga pasar.
Neni Rohaeni (35) yang rumah nya tak jauh dari lokasi Gerakan Pasar Murah (GPM) mengaku sangat tertolong dengan kegiatan yang digelar Polres Sumedang itu.
Baca Juga:Dugaaan Kasus Korupsi, Kejari Geledah Kantor Kesbangpol Sumedang4 Menu Buka Puasa Rumahan yang Enak dan Bikin Nagih
Pasalnya, di tengah harga kebutuhan pokok yang terus-tetusan melonjak itu, dia bisa mendapatkan barang yang dibutuhkan, dengan harga relatif murah.
“Alhamdulillah, mumpung ada pasar murah, saya sekalian memborong minyak, beras, telur, cabai dan kebutuhan lainnya,” tutur Neni.
Sementara itu, dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta mendukung pengendalian inflasi daerah, Tim Satgas Pangan Sat Reskrim Polres Sumedang melaksanakan Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak yang dirangkaikan dengan Zoom Meeting bersama jajaran Polda Jawa Barat, Selasa (24/2/2026) pukul 14.00 WIB, bertempat di Taman Telor, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumedang Sandityo Mahardika.
“Gerakan Pangan Murah ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar,” kata kapolres.
Selain itu, sambung dia, kegiatan juga sebagai langkah pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas distribusi bahan pokok di wilayah hukum Polres Sumedang.
Senada, Kasat Reskrim Polres Sumedang Tanwin Nopiansah, yang juga bagian dari Satgas Pangan mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga bahan pokok di lapangan.
“Satgas Pangan Sat Reskrim Polres Sumedang akan terus melakukan monitoring secara berkala terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok,” terang kasat.
Baca Juga:Kisah Pilu di Bulan Suci, Lansia Korban Bencana di Sumatra Berbuka Hanya dengan Air PutihKeutamaan Waktu Sahur di Bulan Ramadhan Yang jarang Di Ketahui
Dia mengaku, akan selalu berkoordinasi dengan dinas terkait serta memberikan imbauan kepada distributor maupun pengecer agar tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Tanwin.
Lebih jauh Tanwin membeberkan, gerakan pangan murah menyediakan berbagai komoditi bahan pokok dengan harga di bawah pasaran.
