Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah, Tim Pidsus Kejari Sita Dokumen Sejak Pagi

Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah, Tim Pidsus Kejari Sita Dokumen Sejak Pagi
Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah, Tim Pidsus Kejari Sita Dokumen Sejak Pagi
0 Komentar

JATINANGOR EKPES – Suasana pagi di Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sumedang mendadak berbeda, Selasa (24/2/2026). Saat para pegawai baru memulai aktivitas, belasan penyidik dari Kejaksaan Negeri Sumedang sudah berada di lokasi untuk melakukan penggeledahan.

Tim dari Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) datang sekitar pukul 08.31 WIB. Mengenakan rompi pemeriksaan, para penyidik bergerak cepat memasuki sejumlah ruangan dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen yang ada di beberapa bidang.

Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sumedang, Fawzal Mahfudz Ramadhani, bersama belasan anggota timnya. Mereka terlihat menyisir meja kerja pegawai, membuka lemari arsip, hingga memeriksa berkas-berkas yang tersimpan di dalam map dan boks dokumen.

Baca Juga:Makna Ritual Kuda RenggongKalahkan Persita dengan Susah Payah

Sejumlah dokumen penting dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam wadah khusus untuk dibawa sebagai bagian dari proses penyidikan. Meski berlangsung di tengah aktivitas kantor, penggeledahan berjalan tertib dengan pengawalan ketat aparat.

Hingga siang hari, pihak Kejari Sumedang belum memberikan penjelasan rinci terkait perkara yang sedang ditangani. Salah seorang petugas di lapangan menyampaikan bahwa tim masih fokus mengumpulkan alat bukti.

“Kami masih bekerja. Untuk keterangan resmi, nanti akan disampaikan oleh pimpinan,” ujarnya singkat.

Di sisi lain, pihak internal Kesbangpol juga belum memberikan pernyataan. Tidak ada pejabat yang bersedia dimintai komentar terkait penggeledahan tersebut.

Peristiwa ini pun langsung menyedot perhatian publik. Mengingat peran strategis Kesbangpol dalam urusan politik dan pembinaan organisasi kemasyarakatan, langkah penyidikan oleh Pidsus Kejari Sumedang memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Sampai berita ini diturunkan, proses penggeledahan masih berlangsung. Awak media masih menunggu keterangan resmi dari pihak kejaksaan terkait dugaan kasus yang tengah diselidiki. (kos)

0 Komentar