JATINANGOR EKSPRES, PERISTIWA – Kebakaran melanda gudang rongsokan di Jl. Raya Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat pada Senin (23/02/2026) sekitar pukul 11.34 WIB.
Api di duga pertama kali muncul dari bagian tengah Gudang yang di penuhi tumpukan barang bekas dan material mudah terbakar. Dalam Waktu singkat, kobaran api membesar dan asap hitam tebal menjulang tinggi ke langit, hingga terlihat dari kejauhan serta menarik perhatian warga sekitar.
Beberapa warga sekitar yang tak jauh dari lokasi tersebut sempat memadam kan api dengan peralatan seadanya sebelum pemadam kebakaran tiba. Namun, karena banyaknya bahan yang mudah terbakar di dalam Gudang, api cepat menyebar keseluruh bangunan sekaligus yang berada dalam satu area, yakni Gudang rongsokan, Gudang penyimpanan jaringan, serta sebuah bengkel cat.
Baca Juga:Munggahan: Hangatnya Kebersamaan Menyambut Ramadhan dalam Tradisi SundaTradisi Tahunan Pasca Lebaran, Halal Bihalal Selalu Punya Makna Tersendiri yang Mendalam
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Bandung Barat langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan warga. Beberapa unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Belum ada laporan pasti terkait korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan dan penyelidikkan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Peristiwa tersebut sangat ramai diperbincangkan warganet di TikTok. Sejumlah video yang memperlihatkan kobaran api dan asap hitam pekat beredar luas dan menuai beragam komentar.
“Barusan lewat, apinya gede banget sampai nutup jalan,” tulis akun @rhnann di kolom komentar.
Ada juga warganet yang mengaku khawatir jika ada korban jiwa di dalam gedung. “Semoga cepat padam dan nggak ada korban,” tulis akun @ilhamdian.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Cimareme sempat mengalami kepadatan, akibat banyaknya warga yang memadati area kejadian dan pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk melihat situasi.
Pihak terkait mengihimbau para pemilik usaha dan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lokasi yang menyimpan banyak material mudah terbakar. Masyarakat juga diingatkan untuk rutin memeriksa instalasi listrik, tidak menumpuk bahan yang mudah terbakar tanpa pengamanan yang memadai, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di area usaha.
