JATINANGOR EKSPRES – Ramadan datang membawa suasana yang berbeda dari hari-hari biasanya, lebih tenang, lebih hangat, dan penuh dengan makna. Bulan yang bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta mempererat hubungan sesama.
Diawali dengan sahur untuk memulai hari sampai waktu berbuka yang dinanti-nanti, setiap detik di bulan Ramadan menjadikan kenangan istimewa yang sulit untukramadhan dilupakan.
Di balik suasana religius itu, Ramadan menyimpan beberapa fakta unik yang mungkin sebagian orang belum mengetahui. Mulai dari pergeseran waktu, perbedaan durasi puasa di belahan negara lain, hingga tradisi khas unik lainnya yang mewarnai bulan suci ini.
Baca Juga:Tradisi atau Eksploitasi Bahaya? Pengemis Pasukan Sapu Lidi di Bahu Jalan Subang-Indramayu Tuai Kecaman!Pelajari Jejak Bersejarah di Bulan Ramadan, Inilah Tiga Peristiwa Besar yang Mengubah Dunia Islam
Fakta ini tak hanya menambah wawasan, tapi juga membuat kita semakin mengagumi keindahan dan keunikan saat Ramadan. Yuk! kita ulas beberapa fakta menarik seputar Ramadan yang dapat menambahan pengetahuan:
1. Ramadan Selalu Berpindah Tanggal
Mengapa begitu? Karena penentuan waktunya menggunakan hitungan kalender Hijriah, kalender berbasis peredaran bulan (lunar), bukan dihitung dari kalender Masehi yang berbasis peredaran matahari.
Dalam sistem Hijriah, satu tahunnya terdiri dari sekitar 354 hari, lebih pendek sekitar 10 hingga 11 hari dibandingkan tahun Masehi sekitar 365. Itulah selisih yang menyebabkan awal Ramadan setiap tahunnya maju sekitar 10-11 hari lebih awal jika dilihat dari kalender Masehi.
Awal Ramadan juga ditandai dengan munculnya hilal (bulan sabit pertama) setelah matahari terbenam, karena fase bulan yang terus berputar, menjadikan tanggal Ramadan pun ikut bergesar setiap tahunnya.
Oleh karena itu, umat Muslim dapat merasakan Ramadan di berbagai macam musim, musim hujan, kemarau, hingga musim dingin di negara 4 musim.
2.Waktu Puasa Berbeda di Setiap Negara
Indonesia merupakan daerah di khatulistiwa, yang durasi puasanya relatif stabil selama 13 jam. Namun di negara yang berada di dekat kutub, perbedaan ini dapat sangag ekstrem, seperti di Islandia dan Norwegia pada siang hari saat musim panas bisa berlangsung sangat lama, sehingga waktu puasa bisa mencapai 18-20 jam.
Di wilayah tertentu, matahari hampir tidak terbenam sehingga umat Muslim mengikuti jadwal puasa di negara terdekat atau Makkah.
