JATINANGOR EKSPRES – Menu sahur yang tepat menjadi kunci utama agar kuat menjalankan ibadah puasa. Berharap berat badan turun berkilo-kilo akibat puasa, eh malah bertambah karena menu sahur yang tak sehat ini menjadi hal yang sering dilakukan.
Menu sahur yang ringan kalori bagus untuk dikonsumi, akan tetapi harus tetap padat gizi agar tubuh tetap bertenaga tanpa kelebihan asupan makanan. Beriukut beberapa tips memilih menu sahur anti gemuk.
Menu sahur untuk diet
1. Kombinasi Nutrisi Seimbang
Tubuh harus diberi asupan nutrisi yang seimbang agar tetap kuat menjalankan aktifitas sambil berpuasa. Karbohidrat. Protein berkualitas, lemak sehat dan serat tinggi menjadi nutrisi prioritas yang mampu menahan tubuh tanpa makan berlebihan.
2. Pilih Karbohidrat Kompleks
Baca Juga:Bagaimana Tips Puasa bagi Pengidap Kanker Payudara? Simak Panduan Nutrisinya!Kenapa Capcay Bagus untuk Menu Buka Puasa? Cek 3 Resep Sehat dan Simpelnya di Sini!
Gandum nasi merah dicerna lebih lambat sehingga membuat kenyang lebih lama dan energi yang dimiliki tubuh lebih stabil
3. Cukup Protein
Protein membantu manahan lapar dan mencegah makan berlebihan saat berbuka
4. Serat
Serat merupaka komponen karbohidart nabati yang tidak dicerna tubuh namun mampu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit dan menjaga berat badan tetap ideal.
5. Gunakan lemak sehat
6. Cara memasak
Rebus, kukus, panggang, atau tumis dengan sedikit minyak lebih baik dibandingkan menggoreng
7. Kontrol kalori
Rekomendasi menu sahur Anti Gemuk
Karbohidrat Kompleks
- Oatmeal
- Nasi merah
- Roti gandum utuh
- Ubi rebus atau panggang
- Nasi shirataki
Sumber Protein
- Telur rebus
- Dada ayam panggang atau rebus
- Ikan kukus atau panggang
- Tahu dan tempe
- Greek yogurt
- Kacang-kacangan
Sayur dan Buah
- Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli
- Wortel dan timun
- Buah utuh seperti semangka, stroberi, jeruk
- Kurma dalam jumlah wajar
Contoh kombinasi praktis:
- Oatmeal + telur rebus + buah
- Nasi merah + ayam panggang + tumis sayur
- Ubi panggang + tempe + salad sayur
