JATINANGOR EKSPRES – Makan makanan bergizi menjadi syarat utama ketika seorang pengidap kanker payudara ingin menjalankan ibadah puasa. Tubuh memerlukan asupan makanan yang memiliki gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhannya, seperti tenaga dari karbohidarat dan zat pembangun dari protein.
Asupan Nutrisi yang Wajib Dipenuhi
Karbohidarat sebagai tenaga bisa didapat dengan mengkonsumsi nasi, roti, kentang, hingga ketela. Sel tubuh yang memerlukan perbaikan harus segera diatasi dengan mengkonsumsi protein hewani dari ikan, telur, dan daging.
Protein nabati sepeti jamur boleh dikonsumsi oleh pengidap kanker payudara dengan takaran tertentu. Vitamin menjadi gizi yang harus dipenuhi oleh pengidap kanker payudara. Vitamin D bisa didapat saat mengkonsumi susu dan dibantu dari sinar matahari.
Tips Berjemur yang Aman
Baca Juga:Kenapa Capcay Bagus untuk Menu Buka Puasa? Cek 3 Resep Sehat dan Simpelnya di Sini!4 Ide Resep Takjil Kurma untuk Buka Puasa dan Jualan, Dijamin Laris!
Vitamin D yang didapatkan dari berjemur harus diperhatikan, pasalnya waktu yang paling baik untuk berjemur yaitu pukul 08.00-10.00 dan 16.00-18.00 karena pada waktu itu sinar matahari tidak merusak sel kulit. Berjemur bisa dilakukan sambil menggerakan tubuh selama 30 menit.
Puasa Sebagai “Tameng” Alami
Menurut beberapa penelitian, puasa bisa menurunkan peradangan atau inflamasi kronis dan meningkatkan sel imun. Puasa ramadhan bisa mengatur pola makan kita menjadi lebih baik karena memang pada dasarnya puasa mejadi obat alami atau tameng untuk melawan penyakit kanker.
