Pemdes Licin Dukung Program KKN IPDN.

Pemdes Licin Dukung Program KKN IPDN
Kepala Desa Licin photo bersama para Praja KKN dari IPDN di Aula kantor Desa Licin Rabu (25/2).
0 Komentar

JATINANGOR EKPRES , CIMALAKA – Pemerintah Desa (Pemdes) Licin menyatakan dukungan penuh terhadap program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Program tersebut dinilai membawa manfaat besar, khususnya dalam pembaruan dan validasi data masyarakat desa.

Kepala Desa Licin, Zulkifli M Ridwan, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Rektor IPDN yang telah mempercayai Desa Licin sebagai lokasi pelaksanaan program KKN, khususnya dalam program bertajuk “Si Cantik”.

“Alhamdulillah, saya selaku Kepala Desa Licin mengucapkan terima kasih, kepada Rektor IPDN yang telah mempercayai Desa Licin sebagai objek dalam program Si Cantik. Program ini menurut saya sangat bermanfaat bagi desa,” ujar Zulkifli.

Baca Juga:Rekomendasi 5 Menu Sahur Praktis, Lezat, dan Dijamin Bikin Tubuh Tetap FitTransformasi Pendidikan Dimulai dari Transformasi Guru

Kades menjelaskan, kehadiran para praja IPDN diharapkan mampu membawa perubahan, terutama dalam hal pembaruan data warga. Menurutnya, data sosial masyarakat bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, termasuk dalam hal desil atau tingkat kesejahteraan.

“Ada warga yang mungkin belum terdata, dan yang sudah terdata pun bisa saja mengalami perubahan. Desil bisa naik atau turun karena kondisi sosial dan ekonomi masyarakat itu berubah-ubah,” jelasnya.

Sebanyak 30 praja putri IPDN diterjunkan di Desa Licin. Mereka disebar ke tujuh dusun dan ditempatkan di tujuh rumah inang guna memudahkan proses pendataan serta interaksi langsung dengan masyarakat.

Penerimaan mahasiswa KKN dimulai pada 6 Februari. Namun, berdasarkan informasi terbaru, para praja dijadwalkan kembali ke kampus pada tanggal 3 Maret 2026.

Zulkifli berharap, melalui metode pendataan secara door-to-door yang dilakukan para praja, data masyarakat Desa Licin akan menjadi lebih valid dan akurat dibandingkan sebelumnya.

“Dengan adanya KKN dari IPDN ini, pendataan di Desa Licin akan lebih valid karena mereka bekerja secara door-to-door, mendatangi setiap kepala keluarga untuk meminta keterangan. Dulu mungkin tidak semuanya dilakukan seperti ini,” tutupnya. (ahm)

0 Komentar