Penemuan Mayat Lansia di Ciamis Hebohkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan

Penemuan Mayat Lansia di Ciamis Hebohkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan
Penemuan Mayat Lansia di Ciamis Hebohkan Warga, Polisi Lakukan Penyelidikan. (IST. CANVA)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Penemuan mayat mengegerkan warga sekitar, seorang lansia ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kamarnya di Dusun Ciwahangan, Desa Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Selasa sore 24/02/2026.

Jasad bernama (Unang) berusia 65 tahun itu ditemukan dalam kondisi tergeletak di atas tempat tidurnya dan sudah tidak bernyawa, dengan kondisi tubuh yang membusuk, korban diduga sudah meninggal dunia sekitar dua hari kebelakang, sebelum akhirnya dijumpai oleh keluarga dan warga sekitar.

Penemuan yang memilukan ini berawal dari kekhawatiran pihak keluarga, terutama saudara korban bernama Ujang Endin. Ujang merasa janggal karena teleponnya tidak mendapatkan respons dari korban selama beberapa hari terakhir.

Baca Juga:Empat Ruko Terbakar di Kawasan Ruko Saung Indah, Api Dipadamkan dalam Waktu Sekitar Satu JamMengenal I’tikaf, Momen ‘Pause’ dari Ramainya Duniawi dan Fokus Tenang di Penghujung Bulan Suci

Dibalik rasa kejanggalannya, Ujang akhirnya mendatangi rumah korban, ia menemukan sang kaka sudah dalam keaadan tak bernyawa di atas tempat tidurnya dalam kondisi tubuh yang sudah mulai membusuk.

Ketua RT setempat, Subhan, mengungkapkan penemuan mayat tersebut bermula dari keluarga yang merasa curiga karena beberapa hari tidak mendapatkan kabar dari korban.

Setelah terdapat adanya laporan dari keluarga dan warga, ketua rt langsung mendatangi lokasi setempat bersama pihak aparat. Almarhum selama ini tinggal hanya seorang diri di rumahnya, sementara keluarganya tinggal di lokasi yang berbeda.

“Korban dikenal sebagai sosok yang baik dan tidak pernah terlibat masalah apapun, akan tetapi korban dikenal tertutup soal kondisi kesehatannya, “ungkap warga sekitar.

Tak lama setelah laporan diterima, Polres Ciamis Tim Inafis datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal. Polisi mengungkapkan penyebab meninggalnya korban akibat sesak nafas dan asam urat. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (OTKP) yang dilakukan oleh tim inafis bersama Polsek dan Polres, tidak ditemukannya indikasi kekerasan pada tubuh korban, ataupun hilangnya barang-barang berharga di rumah kejadian.

Jenazah langsung dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Ciamis yang nantinya akan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut adalah suatu musibah, dan memilih untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah.

Dari peristiwa ini jadi pengingat bagi warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama kepada para lansia yang tinggal seorang diri. Kepedulian sederhana seperti menyapa, memastikan kondisi kesehatan, atau sekadar membantu kebutuhan harian dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi mereka. Dengan begitu, potensi risiko yang dihadapi lansia dapat diminimalkan sejak dini.

0 Komentar