Terlalu sibuk memikirkan mereka yang “bermasalah”, sampai lupa kalau “kesalahan” bisa tercipta dari “kebiasaan”. Peristiwa ini benar-benar mengingatkan kita akan banyak hal, terutama “kesadaran diri”. Itu sangat amat penting bagi keberlangsungan hidup diri sendiri, juga orang lain. Menciptakan negara yang lebih maju dan berkesan, bisa berawal dari diri sendiri, baru menuju masyarakat, dan terakhir perubahan sosial.
Hidup ini penuh dengan teka-teki, anggaplah kamu berada dalam bidak permainan. Tak harus memikirkan apakah pemain lain akan maju atau mundur, tapi pikirkan cara agar diri sendiri bisa sampai ke tujuan yang lebih baik. Penyakit sesungguhnya adalah “ego”. Salah penerimaan, maka hilanglah kedamaian.
Mari perbaiki moral sosial, dimulai dari diri sendiri. Tak ada kata terlambat untuk memperbaiki sebuah kesalahan.
