FYP dipenuhi foto keluarga harmonis, senyum lebar, dan caption penuh rasa syukur.
Tapi ketika realita yang dirasakan nggak seindah gambaran yang dilihat, muncul rasa janggal. Ada yang merasa biasa saja, ada yang justru lelah, ada pula yang merasa tidak benar-benar menikmati momen.
Perasaan ini bahkan kadang diikuti rasa bersalah karena merasa seharusnya bahagia.
Baca Juga:Takjil Mewah Low Budget: 5 Resep Dessert Estetik yang Bakal Sold Out!Strategi Nutrisi Sahur Jawara: Rahasia Makan Pintar Agar Energi Tetap On-Fire Sepanjang Hari
Selain itu, Lebaran juga identik dengan interaksi sosial yang intens. Bertemu banyak orang, menjawab pertanyaan template setiap tahun.
Menghadapi obrolan basa-basi yang jelas sudah basi dan melelahkan secara mental. Dan bagi sebagian orang, situasi ini bisa cukup menguras energi.
Pertanyaan template tentang pekerjaan, pendidikan, hubungan, atau kehidupan pribadi terkadang terasa ringan bagi sebagian orang, namun bisa menjadi tekanan bagi yang lain.
Alih-alih menikmati silaturahmi, ada yang justru merasa canggung atau nggak nyaman.
Ada pula faktor kelelahan secara emosional yang jarang disadari. Ramadan merubah pola tidur, aktivitas spiritual meningkat, ibadah lebih intens.
Ketika Lebaran tiba, tubuh dan pikiran belum tentu benar-benar dalam kondisi paling stabil. Campuran lelah fisik dan keramaian bisa membuat emosi terasa lebih sensitif.
Menariknya, perasaan campur aduk saat Lebaran bukan berarti seseorang tidak bersyukur atau tidak bahagia. Di satu momen yang sama, rasa senang, haru, rindu, hingga sedikit perasaan mellow bisa hadir secara bersamaan.
Baca Juga:Edukasi Berakhir Intimidasi, Seorang Personel Damkar di Teror Usai Membagikan Video Edukasi Kegunaan HelmPecinta Udang Wajib Tahu! Inilah 10 Olahan Udang Sederhana Cocok Untuk Menu Buka Puasa
Lebaran bukan hanya soal hari raya, tetapi juga ruang refleksi yang tanpa sadar terjadi setiap tahun. Membawa kembali kenangan, memperlihatkan perubahan, dan mengingatkan bahwa hidup terus berjalan.
Mungkin dari situ kita mengerti, bahwa setiap detik yang dijalani itu berarti.
