Kultum Ramadhan: Investasi Pahala Melimpah di Hari Ke-8, Setara 60.000 Ahli Ibadah!

Kultum Ramadhan: Investasi Pahala Melimpah di Hari Ke-8, Setara 60.000 Ahli Ibadah!
Naskah kultum singkat hari ke-8 Ramadhan mengenai keutamaan pahala bagi orang yang berpuasa menurut kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah. (Foto:Disway)
0 Komentar

JATINANGOR EKSPRES – Kuliah Tujuh Menit yang disngkat kultum, menjadi kegiatan rutin yang diadakan di setiap masjid di seluruh indonesia. Ceramah singkat yang di laksanakan pada waktu subuh atau disela-sela tarawih ini menjadi ajang saling mengabarkan hal-hal yang baik.

Berikut kultum singkat mengenai ganjaran atau pahala yang didapatkan seseorang ketika melaksanakan ibadah puasa hari ke delapan.

Investasi Pahala di Hari ke-8 Ramadan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah SWT yang masih memberikan kita kekuatan hingga sampai di hari ke-8 Ramadan 1447 H ini. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Jatinangor Hari Ini, Kamis 26 Februari 2026: Cek Waktunya di Sini!Velg Motor Peyok: Lebih Baik Press atau Beli Baru? Cek Perbandingannya!

Hadirin yang dirahmati Allah, Pernahkah kita merasa sedikit lelah hari ini? Atau mungkin semangat kita sedikit menurun dibanding hari pertama kemarin? Jika iya, mari kita simak sebuah kabar gembira dari kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah.

Dalam kitab tersebut dijelaskan bahwa Allah SWT memberikan apresiasi yang luar biasa bagi hamba-Nya yang masih teguh berpuasa di hari ke-8 ini. Disebutkan bahwa pahala orang yang berpuasa di hari ke-8 setara dengan pahala 60.000 ahli ibadah dan 60.000 orang yang zuhud.

Apa maknanya bagi kita?

1. Apresiasi Atas Keistiqomahan: Allah tidak melihat hanya dari sisi menahan lapar saja, tapi Allah menghargai konsistensi kita. Melewati satu minggu pertama bukanlah hal mudah, dan angka 60.000 itu menunjukkan betapa mahalnya nilai sebuah kesabaran.

2. Motivasi untuk Terus Melaju: Jika hari ke-8 saja pahalanya sudah sebegitu fantastis, bayangkan keberkahan yang menunggu kita di malam-malam Lailatul Qadar nanti. Jangan biarkan langkah kita kendor justru saat pintu ampunan sedang terbuka lebar.

3. Zuhud di Tengah Keramaian: Menariknya, disebutkan pahala orang “Zuhud”. Ini mengajarkan kita untuk tetap fokus pada Allah di tengah hiruk-pikuk persiapan lebaran atau kesibukan duniawi yang mulai kembali menggoda di minggu kedua ini.

Hadirin sekalian, Mari kita jadikan informasi ini sebagai bahan “cas” iman. Jangan sampai puasa kita hanya dapat lapar dan dahaga, sementara di depan mata ada peluang pahala puluhan ribu ahli ibadah.

0 Komentar